Keluarga Sabar Nababan yang Mengaku Tuhan Akhirnya Angkat Bicara

0
290

PATAS.ID – Merasa prihatin dengan munculnya hujatan-hujatan dan ejekan di akun Facebook anggota keluarga mereka, keluarga besar Sabar Nababan akhirnya angkat bicara. Mereka meminta netizen untuk tidak mengomentari postingan-postingan Sabar Nababan.

Nama Sabar Nababan mendadak ramai di dunia maya setelah menyebut dirinya Tuhan dan mendeklarasikan agama baru yang dinamakan Agama Angkasa Nauli (AAN) dalam akun Facebooknya pada Jum’at (17 Maret 2017) lalu. Warga Mataram yang berasal dari Medan dan berprofesi sebagai dosen Fakultas Teknik di Universitas Mataram ini kemudian ditangkap polisi untuk dimintai keterangan.

Sejak menjadi “Tuhan”, Sabar Nababan banyak memposting tentang agama baru yang diakuinya, termasuk visi-misi, tata cara ibadah, bahasa, bahkan logo agama. Netizen pun selalu memenuhi komentar di akun Facebooknya tiap kali dia mengunggah hal baru. Sabar dengan sabar selalu meladeni netizen di kolom komentar.

Ketika Sabar yang awalnya memeluk agama Katholik menulis status bahwa bahasa pengantar AAN adalah Bahasa Indonesia, misalnya, seorang netizen bernama Bebet mengajukan pertanyaan: “Bahasa Inggris gak bisa, Pak?” Dan Sabar menjawab, “Bisa nanti sebagai bahasa ke-2.”

Namun selain tanya jawab santai seperti di atas, beberapa netizen dengan terang-terangan mengomentari Sabar sebagai orang gila, kurang piknik, atau ejekan lain. Hal inilah yang nampaknya membuat keluarga besar Sabar Nababan angkat bicara, meminta netizen mengerti kondisi anggota keluarganya. “Tolong jangan dihujat karena saudara kami Sabar Nababan memiliki anak dan istri,” pinta mereka. (cho)

Comments

comments