Bunga Bangkai Tumbuh di Pelataran Rumah

0
225

CIANJUR, patas.id – Beny Hikmah (30 tahun), warga Kampung Cikaret Girang, Desa Limbangansari, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, tak menyangka bau bangkai yang selama ini tercium berasal dari bunga Bangkai yang tumbuh di pelataran rumah miliknya.

Ben‎y mengungkapkan, penemuan bunga bangkai itu berawal ketika dia mencium bau bangkai yang menyengat di sekitar rumahnya, dua hari lalu. Dia mengira bau tersebt benar-benar dari bangkai hewan. “Saya cari di dalam rumah sampai bongkar lemari. Soalnya dikira memang dari bangkai hewan. Tapi tidak ada (bangkai),” kisahnya.

Semakin ‎lama, bau tersebut makin tercium hebat, hingga akhirnya Beny menemukan sebuah bunga berwarna ungu yang dikerumuni lalat. “Setelah didekati, sumber baunya dari sana. Saya searching di Google, ternyata ini bunga bangkai.”

Kini, bunga bangkai dengan nama latin Aor Phopalls Titanum itu diberi pagar seadanya dengan tali agar tak ada yang merusak.

“Dibiarkan saja begitu. Kalau yang saya cari tahu (dari Google, red) nanti juga mati sendiri‎. Biar sekarang jadi tontonan warga.”

Beny mengungkapkan, awalnya dia tak menyangka tanaman yang tumbuh di halaman rumahnya sejenis tanaman langka. Menurutnya, sebelum tahu bahwa tanaman itu bunga bangkai dan mekar, dia mengira ada ular di halaman rumahnya. Sebab pada ukuran awal, kuncup bunga hanya‎ sebesar kepala ular.

“Awalnya dikira ular, sewaktu didekati bukan. Makanya dibiarkan.”

Lama kelamaan, t‎anaman tersebut semakin membesar dan lebih menyerupai jantung pisang. Namun pada dua hari terakhir tanaman itu mekar dan mulai menunjukan bentuk aslinya.

“Sekitar seminggu lalu awal tumbuhnya, setelah itu seperti jantung pisang tapi ukurannya lebih besar. Dua hari lalu baru mekar dan mengeluarkan bau seperti bangkai,” tambah Beny. Menurutnya, saat ini ukuran bunga bangkai yang tumbuh di halaman rumahnya mencapai ketinggian 40 centimeter dan lebar 35 centimeter. “Mengeluarkan baunya setiap sore menjelang Magrib. Bisa sampai tercium ke lima rumah di sekitar rumah.” (isl)

Comments

comments