DPD Golkar Cianjur Minta Rekomendasi Cagub Jabar Dialihkan ke Dedi Mulyadi

0
158

CIANJUR, patas.id – Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Cianjur, Tb Mulyana Syahrudin, mendukung langkah DPD Partai Golkar Jawa Barat yang meminta DPP untuk mengevaluasi bahkan mencabut rekomendasi terhadap Ridwan Kamil sebagai cagub Partai Golkar.

Statemen tersebut dilontarkannya saat memberikan sambutan pada Pelantikan Pengurus SOKSI (Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia) Kabupaten Cianjur, Sabtu (16 Desember 2017), di Gedung Pramuka Cianjur.

Seperti diberitakan patas.id sebelumnya, DPD Partai Golkar Jawa Barat telah memutuskan untuk meminta DPP Partai Golkar mencabut rekomendasi terhadap Ridwan Kamil dalam Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018 mendatang. Keputusan tersebut dihasilkan dalam rapat pleno pengurus DPD Partai Golkar Jawa Barat, Jumat (15 Desember 2017).

Menurut Mulyana, apa yang diputuskan oleh rapat pleno DPD Partai Golkar Jawa Barat merupakan langkah tepat guna mengobati kegelisahan.

“Ini adalah langkah tepat guna mengobati kegelisahan para struktural, kader, dan simpul-simpul fanatik Kang Dedi Mulyadi serta masyarakat umumnya,” tutur Mulyana.

“Kami meminta agar rekomendasi dialihkan kepada Kang Dedi Mulyadi. Mudah-mudahan Rapimnas 18 Desember 2017 dapat mengakomodir keputusan pleno DPD Partai Golkar Jabar, bila tidak maka akan kami menggalang kekuatan agar Munaslub Partai Golkar mengagendakan pembahasan perubahan rekomendasi cagub dan cawagub Jawa Barat,” tegasnya lagi.

Berdasarkan pengamatan patas.id di Cianjur para kader Partai Golkar sempat stagnan karena merasa aspirasi mereka tak dihiraukan elite Partai Golkar di pusat. Sejak rekomendasi cagub dikeluarkan pusat, beberapa pengurus di tingkat kecamatan dan desa secara bergelombang terus-menerus melontarkan kekecewaannya. Tak urung hal ini membuat optimisme yang dibangun sebelumnya oleh DPD Partai Golkar Cianjur sempat stagnan.

“Optimisme kami yang sempat stagnan, kini kembali tumbuh bak bunga merekah dalam menatap kontestasi Pilgub 2018 dan Pileg dan Pilpres 2019,” kata Mulyana. (daz)

Comments

comments