Ada Perubahan Desain, Pembangunan Trotoar Molor

0
288

CIANJUR, patas.id – ‎Dinas Binamarga Kabupaten Cianjur mengungkapkan jika pembangunan trotoar di tiga ruas jalan tidak akan rampung di akhir tahun. Perubahan desain dianggap jadi penyebab keterlambatan pembangunan.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Binamarga, Atte Adha Kusdinan. Menurutnya, ruas jalan yang tidak selesai ialah pembangunan di Jalan Hos Cokroaminoto, Jalan Mangunsarkoro, dan Jalan Moch Ali.

“Yang sudah selesai itu di Jalan Prof Moch Yamin dan Jalan Ir H Juanda. Kalau untuk di IR H Juanda pembangunannya memang setengah dari keseluruhan panjang jalan, sisanya di tahun depan,” kata dia.

‎Menurut dia, perubahan desain trotoar menjadi penyebab pengerjaan pembangunan tertunda atau tak sesuai dengan target. Pasalnya, trotoar yang semula polos, diubah menjadi bermotif dan terdapat logo jago.

Di samping itu, di setiap kanan kiri jalan yang hanya ditanami pohon kelapa kuning dan tanaman lainnya, harus ditambah dengan lampu penerangan jalan seperti halnya di Bojongmeron City Walk. Akibatnya pembangunan terhambat lantaran kembali mendesain dan menunggu pembuatan bahan lainnya.

“Sekarang kan dipasangi persease atau motif batik di pinggir trotoar serta logo Cianjur Jago. Selain itu ada lampu penerangan dengan desain seperti bojongmeron. Itu butuh waktu dan butuh anggaran tambahan, makanya sedikit tertunda,” kata dia.

Instalasi listrik untuk lampu juga menjadi perhitungan tambahan yang memerlukan waktu cukup lama. “Tentu itu kan dipasang instalasinya, harus di desain juga. Makanya lumayan panjang prosesnya,” kata dia.

Sesuai aturan, lanjut dia, perpanjangan kontrak atau addendum bisa dilakukan, meskipun ada sanksi dimana didenda satu hari per mil‎. “Maksimal dalam aturan lima persen dari nilai kontrak. Dengan adanya kendala tersebut bisa di-addendum,” kata dia.

Meski begitu, lanjut dia, pembangunan akan selesai secepatnya di awal 2017. Penyelesaian pembangunan bisa dilakukan selama 10 hari. “Bisa cepat, maka akan butuh waktu lama. Daripada dipaksakan hasilnya tidak maksimal, lebih baik dimaksimalkan pembangunan meskipun lompat tahun,” tuturnya.(isl)

Comments

comments