Ratusan Lebah Serang Belasan Warga

0
241

CIANJUR, patas.id – Belasan warga di Kampung Tegallega RT 02/RW 07 Desa Limbangansari Kecamatan Cianjur menjadi korban sengatan lebah tawon, beberapa hari terakhir. Puluhan warga lainnya yang berada di sekitar sarang lebah yang berukuran besar itu khawatir menjadi korban selanjutnya.

Di lokasi, tampak sarang lebah yang berada di atap rumah milik Hasanudin (45) tersebut sudah sepanjang 1 meter dan tinggi 50 centimeter. Puluhan lebah pun keluar masuk sarangnnya. Beberapa di antaranya juga berada di sekitaran pintu rumah warga.

Menurut Hasanudin, sarang tersebut sudah ada sejak enam bulan lalu. Berawal dari ukuran dua kepalan tangan hingga saat ini yang sudah sangat besar untuk lebah tawon yang berada di pemukiman warga.

“Awalnya saya biarkan, karena pikiran saya waktu itu tidak menyangka akan membesar. Paling lama-lama akan hilang, tapi kelamaan malah terus membesar sampai sebesar sekarang,” kata dia saat ditemui di rumahnya, Minggu (18 Desember 2016).

Menurutnya sudah banyak warga yang disengat oleh lebah tersebut. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Bahkan Risna (35), istri dari ketua RT 02 pernah disengat hingga beberapa minggu berdiam di rumah lantaran bengkak pada beberapa bagian tubuhnya.

“Tetangga saya, termasuk anak saya juga pernah disengat. Makanya sekarang pintu lebih banyak ditutup. Kalau main khawatir tersengat,” kata dia.

Menurutnya, warga khawatir akan lebih banyak korban sengatan lebah tawon tersebut. Terlebih saat datang angin besar, sebab lebah keluar dari sarangnnya hingga masuk ke rumah warga. Namun dia belum bisa menghilangkan sarang tersebut, sebab khawatir lebah mengamuk dan menyerang warga.

“Kalau hujan di depan rumah itu penuh lebah, saya pakai raket listrik sama sapu untuk mengusirnya, ada juga yang sampai mati. Jumlahnya bisa sampai ratusan. Ini juga lagi nyari caranya, katanya bisa pakai asap. Tapi masih khawatir nyerang ke saya nantinya,” kata dia.

Ani (35), salah seroang warga yang mengontrak di lantai dua rumah Hasan, mengaku tiga dari empat anaknya pernah disengat oleh lebah. Lokasi rumah yang hanya beberapa meter dari sarang besar tersebut membuat keluarganya sering terkena sengatan.

“Pagi dan malam biasanya saya bakar pakaian bekas di depan pintu kamar, supaya tidak ada yang masuk ke rumah. Sudah puluhan baju yang dibakar. Rencananya saya juga bakal pindah, khawatir kalau di sini terus, apalagi anak saya ada yang masih bayi,” tuturnya.(isl)

Comments

comments