Apdesi dan Pemkab Cianjur Harus Bersinergi

0
300

CIANJUR, patas.id – Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar mendorong para kepala desa untuk turut serta dalam membangun Cianjur yang lebih Maju dan Agamis. Irvan juga meminta pembangunan desa diutamakan pada bidang infrastruktur jalan.

“Kita harus bersih dan kita harus bersinergi untuk membangun Cianjur. Kalau Pemkab membuat jalan dengan hotmik dan beton, maka desa juga seperti itu. Jadi ada gayung bersambut, itu yang diharapkan,” kata dia dalam pelantikan pengurus Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Cianjur, Minggu (18 Desember 2016).

Dia juga menambahkan, Pengurus Apdesi dan kepala desa harus rendah hati, tidak anti cibiran dan tidak perlu mengharapkan ā€ˇsanjungan. Menurutnya, dengan banyaknya kritik, maka akan muncul motivasi untuk membangun.

“Banyak yang mencibir ketika saya sebelum dilantik, termasuk banyak yang meragukan terpilihnya ketua Apdesi. Tapi itu harus jadi dorongan untuk membuktikan kita bisa membangun, buktikan dengan hasil kerja ke depan. Saya juga berharap tak ada lagi perselisihan di internal, lebih baik sekarang bersatu membangun,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Apdesi, Beni Irawan, mengatakan, di awal kepengursan yang baru, pihaknya akan memperkuat struktur Apdesi dengan konsolidasi di tingkat kecamatan. Bahkan, Apdesi juga melakukan berbagai upaya pencegahan untuk mengantisipasi adanya kepala desa yang terjerat hukum dalam pengelolaan Dana Desa. Kerjasama dengan penegak hukum dalam pembinaan dan pengawasanpun bakal dilakukan.

“Desa menjadi sorotan utama setelah adanya bantuan Dana Desa. Bahkan semakin tinggi nilai bantuannya, tingkat kerawananpun akan terus bertambah,” kata dia.

Menurutnya, kerja sama yang dijalin dengan penegak hukum, mulai dari kepolisian, kejaksaan, dan pemerintah bukan dimaksudkan untuk melindungi jika terjadi kesalahan, namun untuk melakukan upaya prefentif.

“Jadi bagaimana melatih dan mengarahkan para kepala desa agar mengelola dana desa dengan semestinya. Melalui pembinaan, pengarahan, dan pelatihan. SDM-nya juga akan ditingkatkan,” kata dia.

Beberapa kepala desa yang telah terjerat hukum, seperti kepala Desa Sukakerta kecamatan Cilaku dan lainnya bakal dijadikan catatan penting supaya tak terulang lagi. “Itu akan dijadikan bahan pembelajaran agar yang lainnya tidak melakukan kesalahan yang sama,” kata dia.(isl)

Comments

comments