Desember, Serapan Anggaran OPD Cianjur Baru 69 Persen

0
219
CIANJUR, patas.id – Serapan anggaran Pemerintah Kabupaten untuk APBD tahun anggaran 2016, masih rendah. Dari angka aman 75 persen, serapan setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru mencapai 69 persen.
Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Akuntansi Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kabupaten Cianjur, Komarudin. Menurutnya, hingga 8 Desember 2016, data penyerapan yang masuk sebesar 69 persen untuk belanja barang dan jasa, serta 59 untuk belanja modal.
“Seharusnya untuk Desember, angkanya sudah 80 persen. Paling minimal pun 75 persen, itu titik aman di tingkat nasional,” kata dia saat ditemui di ruangannya, Rabu (14 Desember 2016).
Menurutnya, persentase itu masih lebih rendah dibandingkan tahun lalu yang sudah mencapai 82 persen pada awal Desember. “Memang turun, banyak faktor yang jadi penyebab sulitnya penyerapan, apalagi yang berbentuk fisik,” kata dia.
Komarudin, mengatakan, penyerapan anggaran untuk proyek berbentuk fisik di tahun ini terkendala oleh faktor cuaca. Pasalnya jika hujan, maka pembangunan bisa molor, sehingga penyerapan‎ sulit, karena menunggu selesainya proyek.
“Kalau tahun lalu kan ada kemarau, sementara sekarang hujan, jadinya pembangunan terlambat. Ini juga yang kami khawatirkan, meskipun dalam aturan yang baru bisa diperpanjang dengan jangka waktu 50 hari dan didenda, tapi kalau harus loncat tahun, jadi kekhawatiran kami,” kata dia.
‎Menurutnya, kebiasaan para pemborong dengan nilai kontrak di bawah Rp 200 juta sering menunda pencairan anggaran. Akibatnya laporan penyerapan jadi tertunda, seperti tak ada penyerapan.
“Harusnya kan bisa pertahapan, tapi yang nilainya Rp 200 juta ini diakhirkan, beda dengan yang nilainya Rp 200 juta ke atas, pasti bertahap. Padahal itu juga mempengaruhi. Kami sudah sosialisasikan, tapi tetap saja begitu, dengan berbagai alasan,” kata dia.
Dia menambahkan, DPKAD saat ini mendorong setiap dinas untuk mempercepat laporan dan penyerapan anggaran. “Jangan sampai di bawah 90 persen, makanya dikebut, terutama yang berbentuk fisik,” kata dia.(isl)

Comments

comments