Dua Jompo Kakak Beradik Kadang Tak Makan

0
212

CIANJUR, patas.id – Dua jompo kakak beradik, Enik (80 tahun) dan Ipit (70 tahun), warga Kampung Babakan Jati RT 01 RW 09, Desa Peuteuycondong, Kecamatan Cibeber, telah puluhan tahun mendiami rumah panggung ukuran 5×4 meter yang kondisinya sudah reyot dan nyaris ambruk. Untuk makan sehari-hari, keduanya hanya mengandalkan belas kasihan orang lain.

Kedua jompo tersebut sudah tidak bisa mencari nafkah sendiri. Apalagi sang kakak, Enik, sudah lama tidak bisa berjalan dan pendengarannya sudah terganggu.

Dikatakan ‎Ipit, dia telah puluhan tahun hidup berdua dengan kakaknya di rumah reyot tersebut. Empat tahun belakangan ini, dirinya tidak mampu lagi mencari nafkah sehingga mereka terpaksa mengandalkan pemberian orang lain, terutama tetangga dekat, untuk makan sehari-hari. Bahkan Ipit mengaku sering tidak makan jika sang tetangga lupa memberi makan.

”Untuk makan sehari-hari diberi tetangga dan kami sering tidak makan, mungkin tetangga lupa memberi.”

Sementara itu, Suhara, LPM Desa Peuteuycondong, mengaku mengetahui keberadaan dan kondisi Enik dan Ipit. Selain menghuni rumah reyot serta makan mengandalkan pemberian tetangga, keduanya dalam kondisi cacat. Suhara menyebutkan bahwa pemerintah setempat sudah membantu, tapi dia berharap ada pihak lain yang ikut memperhatikan.

“Kami mengajak semua pihak, khususnya para dermawan ikut mem‎bantu kelangsungan hidup kedua jompo tersebut, minimal untuk membeli beras sekaligus merovasi rumah mereka,” imbau Suhara. (sam)

Comments

comments