Perwakilan Serikat Buruh Menagih Janji Audiensi

0
196

CIANJUR – ‎Perwakilan dari sejumlah Serikat buruh mendatangi kantor DPRD Kabupaten Cianjur, menagih janji Komisi IV untuk melakukan audiensi bersama Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Cianjur, hari Kamis (1 September).

Buruh menuntut perusahaan di Kabupaten Cianjur untuk mengikuti aturan dengan memberikan h‎ak normatif buru, selain itu sistem outsourcing harus dihapuskan. Di samping itu, perusahaan pun diminta untuk menyeimbangkan perbandingan penyerapan buruh perempuan dan laki-laki.

Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Cianjur, Muhammad Riksa, mengatakan, rapat audiensi akan digelar di ruang rapat Gabungan II kantor DPRD Kabupaten Cianjur sebagai tindak lanjut dari aksi buruh pada Senin (29 Agustus) lalu.

“Kami sudah panggil Apindo, dan Dinsosnakertrans Kabupaten Cianjur untuk berembuk atas tuntutan ‎buruh,” katanya sebelum rapat audiensi.

Menurutnya Riksa, berdasarkan yang diungkapkan buruh sebelumnya masih banyak peruahaan yang tidak menjalankan hak normatif buruh. Bahkan permintaan untuk menyeimbangkan penyerapan tenaga kerja per gender belum diindahkan.

“‎Kami sudah terima perusahaan mana saja yang belum memberikan hak normatif buruh. Dan yang kami sayangkan, perusahaan mengambil sikap dan mengancam untuk pergi dari Cianjur apabila penyerapan gender yang seimbang harus dilakukan, lantaran ada beberapa pertimbangan banyaknya buruh perempuan di suatu perusahaan.”

Oleh karena itu, lanjur Riksa, pihaknya menyelenggarakan audiensi untuk mencari solusi atas permasalahan terebut, serta merencanakan untuk membuat Rancangan Peraturan Daerah Tentang Perlindungan Tenaga Kerja.

“Dari hasil audiensi ini rencananya akan dibuat Perda, jadi daerah membuat regulasi khusus untuk perlindungan tenaga kerja‎,” katanya

Hingga berita ini ditulis, audiensi masih berjalan. Terlihat buruh dan Apindo saling berdebat terkait hak normatif dan tuntutan lainnya. (isl)

Comments

comments