Deding Ishak: Dana Haji Bisa Digunakan untuk Infrastruktur Terkait Perhajian

0
211

CIANJUR, patas.id – Anggota Komisi VIII DPR RI, Deding Ishak, menegaskan bahwa dana haji bisa digunakan untuk infrastruktur, tapi yang berkaitan dengan perhajian. Selain sektor itu, dana berjumlah sekitar Rp 100 triliun tersebut tidak bisa digunakan lain-lain tanpa seizin calon jamaah haji.

“Saat ini sudah ada Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) yang bertanggung jawab masalah keuangan yang disetor calon jamaah haji. Uang tersebut bisa digunakan untuk pembangunan infrastruktur perhajian, tapi tidak boleh buat yang lain.”

Saat diwawancara di Cianjur, Senin (25 September 2017), Deding yang merupakan wakil rakyat dari Fraksi Partai Golkar tersebut mencontohkan salah satu yang bisa digarap, yakni pembangunan hotel di Arab Saudi dan pembelian pesawat terbang untuk pelayanan transportasi haji.

“Itu kan berhubungan langsung dengan urusan perhajian. Daripada terus-terusan sewa, kan mending investasi untuk masa depan.” 

Deding menganggap keinginan Presiden Joko Widodo memanfaatkan Dana Haji untuk infrastruktur diterjemahkan secara salah kaprah oleh staf di bawahnya. Menurut dia, aturannya uang yang masuk itu transaksi umat untuk ibadah haji.

“Jadi, harus sesuai dengan prinsip dana yang berkaitan dengan perhajian karena dana juga untuk ibadah haji. Itu yang dimaksud presiden,” tutur Deding. (daz)

Comments

comments