Kunjungan Dewan ke Luar Kota: Kerja atau Wisata?

0
238

CIANJUR, patas.id – Anggota DPRD Kabupaten Cianjur melakukan kunjungan kerja ke luar kota. Namun ada pihak yang menilai hal tersebut kontradiktif dan kontraproduktif dengan kebijakan Bupati Cianjur terkait efisiensi anggaran.

Berdasarkan Informasi yang dihimpun patas.id, mulai hari ini (31 Januari 2017‎) hingga Jumat (3 Februari 2017), setiap komisi DPRD Cianjur akan mengunjungi kota berbeda, di antaranya Batam, Manado, dan Magelang. “Komisi II ke Batam, bahas pajak. Pasalnya di sana pengelolaannya bagus, jadi bisa dipelajari supaya PAD dari sektor pajak di Cianjur bisa meningkat,” tutur Ketua komisi II, Teguh Agung.

Namun menurut Direktur Instite Social ‎and Economi Development (Inside), Yosep Somantri, kunjungan tersebut kontradiktif dengan kebijakan Bupati, yang tahun ini ingin melakukan efisiensi anggaran.

“Kan sudah jelas. Kebijakannya, Bimtek dihapus dan Kunker dikurangi, sementara Dewan melakukan kunjungan terus menerus, seolah tidak mengindahkan garis besar pernyataan Bupati.”

Di samping itu, lanjut Yosep, kegiatan di luar daerah menjadi kontraproduktif, sebab hasil dari kunjungan tersebut seringkali tidak ada, meskipun seharusnya Kunker tersebut memberi manfaat besar bagi Cianjur. “Ini mesti jadi catatan, dan tamparan juga untuk Bupati. Jika masih ada kebijakannya yang belum berjalan.”

Kunjungan kerja ke luar kota, khususnya yang jauh, kerap kali dengan tujuan kota yang sama, yakni yang menjadi destinasi wisata. Yosef menilai ada indikasi kuat bahwa sebenarnya anggota Dewan tengah berjalan-jalan atau liburan, bukan murni untuk kunjungan kerja.

“Indikatornya terlihat, pasti tujuannya ke tempat-tempat wisata. Dari dulu selalu begitu. Kalau mau wisata, ya jujur saja. Buat agenda khusus, anggarkan untuk wisata, jangan beralasan kunker. Belajar jujur.”

Menurutnya, ke depan, studi banding atau kunker mestinya dihapuskan, sebab efektifitasnya minim dan menimbulkan kontradiktif serta kontraproduktif. “Kalau mau, undang pakar, dengan begitu lebih baik dan anggarannya bisa lebih efisien,” tandasnya. (isl)

Comments

comments