Jalur Alternatif dan Jalan Menuju Tempat Wisata Akan Diperbaiki

0
328

CIANJUR, patas.id – Pemerintah Kabupaten Cianjur akan memperbaiki sejumlah jalur alternatif dan memperlebar jalan menuju tempat wisata yang selama ini menjadi kawasan penghasil Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Setelah melihat antrean panjang yang selalu terjadi di kawasan Puncak hingga Cianjur selama musim mudik dan balik, Wakil Bupati Cianjur Herman Suherman  mengatakan jalur alternatif menjadi prioritas pembangunan untuk mengurai kemacetan.

Saat musim mudik, lanjut Herman, jalur alternatif di Cipanas-Cikalongkulon sudah menjadi rekomendasi untuk menghindari kemacetan, namun beberapa titik di kawasan tersebut dinilai masih dalam kondisi rusak, sehingga perlu terus diperbaiki.

“Tahun ini jalur tersebut akan diperbaiki, sebab masih ada beberapa puluh meter yang rusak. Perbaikan juga lengkap dengan sarana penunjang seperti lampu PJU dan rambu penunjuk arah.”

Herman menjelaskan, jalur tersebut merupakan jalur alternatif utama untuk penguna jalan yang hendak melajutkan perjalanan ke Cianjur, Bandung atau dari arah sebaliknya ketika jalur utama macet total. Tetapi, pembangunan harus menunggu dulu proses lelang. Hal itu juga yang membuat perbaikan berupa tambalan tidak dilakukan beberapa waktu lalu, sebab sudah dianggarkan.

“Selang beberapa pekan setelah Lebaran akan dilakukan lelang perbaikan jalur tersebut. Tahun depan sudah dapat digunakan sebagai jalur alternatif utama pemudik ketika terjebak di jalur utama.”

Pelebaran jalan menuju destinasi wisata yang ada di wilayah Cianjur juga akan dilakukan tahun ini, seperti misalnya Jalur Mariwati menuju tempat wisata Taman Bunga Nusantara, Kebun Raya Cibodas dan sejumlah tempat wisata air di Kecamatan Mande dan Cikalongkulon.

“Tempat wisata menyumbang PAD yang cukup besar, sehingga tahun ini jalan menuju tempat-tempat wisata tersebut akan diperlebar, termasuk di wilayah selatan. Bulan depan akan dilakukan lelang proyek pelebaran jalan, sehingga tahun depan wisatawan sudah nyaman melintas.”

Hingga saat ini, jalan menuju tempat wisata yang disebut-sebut sebagai penghasil PAD cukup besar untuk Cianjur tersebut kondisinya rusak berat seperti jalan menuju kebun Raya Cibodas, Taman Bunga Nunsatara dan jalan menuju Situs Megalitikum Gunung Padang.

“Harapan kami, Pemerintah Daerah dapat memperhatikan kerusakan jalan yang dapat membuat wisatawan tidak nyaman dan kesulitan untuk sampai karena jalannya rusak dan sempit. Perbaikan harus segera dilakukan agar tingkat kunjungan meningkat dan mendorong peningkatan ekonomi warga,” kata Rusman (40 tahun) salah seorang warga. (isl)

Comments

comments