Wow! Timbunan Sampah Lebaran Capai 696 Kubik Per Hari!

0
331

CIANJUR, patas.id – Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cianjur mengoptimalkan personil pengangkutan sampah selama Ramadan hingga menjelang Lebaran untuk antisipasi terjadinya penumpukan yang lebih banyak pada Lebaran mendatang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cianjur, Yoni Raleda, mengatakan bahwa pada Lebaran biasanya timbunan sampah mencapai 696 kubik per hari. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan pasokan normal yakni 605 kubik per hari. Dinas pun kemudian mengerahkan 180 personil penyapu, 16 becak motor (cator), 3 mobil patroli, dan 10 truk pengangkut sampah.

“Peningkatan pasokan sampah saat Ramadan memang sesuatu yang lumrah terjadi. Namun, kalau tidak diantisipasi sejak Ramadhan, tumpukan sampah beresiko semakin meningkat pada Lebaran nanti. Apalagi, Cianjur ini kan perlintasan jadi berpeluang menghasilkan sampah yang banyak.”

Menurutnya, sejak awal Ramadan hingga menjelang Lebaran nanti, pasokan sampah akan meningkat 1 sampai 1,5 persen per harinya. Peningkatan akan semakin signifikan sehari sebelum dan pada hari Lebaran.

Kegiatan pada malam takbiran, menurut Yoni menjadi momen yang rentan dengan penumpukan sampah. Pasalnya, tidak sedikit warga yang berkeliling untuk melakukan kegiatan menyambut Lebaran, makan di luar rumah, atau di jalan. Hal tersebut biasanya terus berlangsung hingga hari Lebaran.

”Belum lagi saat Lebaran, sampah alat Salat Ied, sampah kegiatan warga di titik-titik keramaian, hingga sampah akibat pengendara yang melintasi Cianjur akan menyebabkan sampah semakin meningkat.”

Diakui Yoni, peningkatan itu akan berdampak pada proses pengangkutan sampah yang secara tidak langsung mempengaruhi kondisi kebersihan kota. Menurutnya, saat Ramadhan saja pengangkutan sampah terbilang memakan waktu yang cukup panjang di seputaran wilayah perkotaan.

Bahkan selama Ramadhan petugas kebersihan harus menambah jam kerja mereka untuk menyelesaikan pengangkutan. “Makanya jika tidak terkontrol selama Ramadan, proses pengangkutan pada Lebaran nanti pun diperkirakan dapat lebih memakan waktu,” ucapnya.

Maka dari itu, selain mengerahkan petugas, dinas pun menekankan kembali edaran Bupati terkait pembuangan sampah. ‎Selain itu, bakal didorong juga ada imbauan dari MUI untuk bisa menekankan umat Islam lebih menjaga kebersihan.

”Cianjur kan daerah yang agamis, dengan pakai imbauan dari tokoh agama itu semoga warga juga tergerak untuk bisa lebih disiplin lagi. Karena, kesadaran warga saat ini belum bisa dibilang semakin membaik,” katanya. (isl)

Comments

comments