Musim Hujan, Wisatawan Hati-hati Ya Saat Liburan di Cianjur

0
294

CIANJUR, patas.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, mengimbau wisatawan selalu berhati-hati selama liburan, baik di jalur rawan ataupun lokasi wisata di perbukitan. Apalagi siaga bencana masih terus berjalan sampai Mei 2017.

Kepala BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Suparman, mengatakan, terdapat beberapa titik bencana yang harus diwaspadai oleh wisatawan yang berlibur ke Cianjur selama libur panjang pekan ini.

“Kalau titik longsor, baik di Cianjur utara atau selatan cukup banyak, tentunya harus diwaspadai agar tidak jadi korban, mengingat intensitas hujan juga tinggi sehingga sangat rawan,” kata dia saat dihubungi, Jumat (14 April 2017).

Menurutnya, di Cianjur utara, wisatawan perlu hati-hati ketika melintas kawasan Lembah Koi di Kampung Babakan Cisarua Desa Sindanglaya Kecamatan Cipanas dan Ciloto. Tidak hanya jalurnya, wilayah wisata yang berada di ketinggian dan villa atau hotel yang rawan pun harus diwaspadai agar kejadian longsor yang menimpa salah satu hotel di Cipanas tak terulang lagi.

“Kalau Cianjur utara tidak hanya jalurnya, tapi juga beberapa titik penginapan. Lebih baik cari yang aman. Sementara di jalur selatan biasanya longsoran kecil terjadi, kalau yang sampai menutup jalan biasanya di Pagelaran.”

Sementara itu, untuk wisatawan yang mendatangi pantai di Cianjur, seperti Jayanti, Apra, dan lainnya, patut waspada terhadap gelombang. Imbauan serta aturan harus dipatuhi supaya tidak terseret ombak.

“Hampir setiap tahun ada korban meninggal yang terseret ombak, baik itu wisatawan luar kota ataupun lokal. Makanya ketika gelombang sedang tinggi, lebih baik jangan berenang hingga ke tengah, cukup di tepian pantai,” ucapnya.

Ditanya terkait kesiapsiagaan bencana, Asep mengatakan, pihaknya sudah melakukan instruksi pada petugas dan relawan untuk bersiaga sepanjang waktu. Khusus di wilayah utara, belum lama ini para relawan diberi pengarahan oleh BNPB untuk antisipasi bencana.

“Sekarang kami mengutakan antisipasi dan kewaspadaan bencana, dimana ketika muncul tanda-tanda segera melakukan langkah antisipasi. Kami utamakan tidak ada korban dalam kejadian bencana di Cianjur, termasuk di musim liburan ini,” pungkasnya.(isl)

Comments

comments