Soal Galian, Pemkab Tak Bisa Bertindak Jauh

0
246

CIANJUR, patas.id – Pemerintah Kabupaten Cianjur bakal berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menutup galian C yang tak berizin di ‎Cianjur.

Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, setuju bahwa keberadaan galian C kebanyakan memberikan dampak buruk, baik bagi kesehatan maupun kerusakan jalan. Apalagi terdapat galian ilegal di Cianjur. “Debunya kan bisa mengganggu pernapasan, selain itu jalan jadi cepat rusak, soalnya tonase tinggi. Itu juga membuat Pemkab merugi, ingin membangun jadi terhambat sebab jalan cepat rusak.”

Namun, menurutnya, kewenangan galian C kini ‎berada di Provinsi, akibatnya Pemkab tidak bisa bertindak jauh. Tetapi dengan beralihnya kewenangan membuat banyak galian C tak berizin sebab pengawasannya yang minim.

“Yang rugi ya daerah, kekayaan alamnya dieksploitasi terus. Bisa dicek, banyak sekarang yang tidak berizin. Itu yang kami sangat sayangkan, rusak alam Cianjur kalau terus dibiarkan.”

Herman menambahkan, pihaknya akan berkoordinasi dan mendorong Pemprov untuk segera melakukan penutupan ke seluruh galian C tak berizin di Kabupaten Cianjur. Hal itu juga dilakukan untuk menindaklanjuti keinginan warga Desa Sukamaju Kecamatan Cibeber.

“Kemarin kan ada aksi, mintanya semua galian C ditutup. Kami setuju, akan ditindaklanjuti dengan berkoordinasi berama Pemprov Jabar,” pungkasnya. (isl)

Comments

comments