Kapan Cianjur Punya Kantor Imigrasi Sendiri?

1
347

CIANJUR, patas.id – Pemerintah Kabupaten Cianjur mendorong Imigrasi segera membuat kantor di Cianjur. Pasalnya, Cianjur memiliki jumlah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang banyak tetapi hingga saat ini belum memiliki kantor perwakilan imigrasi.

Berdasarkan data dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Cianjur, di Cianjur terdapat 1.964 orang TKI. Setiap bulannya, ada 50 TKI baru yang berangkat ke luar negeri. Jumlah tersebut memang menurun dibandingkan sebelum keluar Moratorium TKI, dimana setiap bulan bisa mencapai 1.200 orang.

Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, mengatakan bahwa Pemkab sudah seringkali berkomunikasi dengan imigrasi untuk membuat kantor perwakilan di Cianjur agar pengurusan administrasi pemberangkatan lebih terawasi.

“Kami juga sudah siapkan tempatnya, tapi sekarang belum ada. Jadinya TKI harus ke Sukabumi untuk mengurus berkas keberangkatan.”

Jauhnya kantor Imigrasi dikhawatirkan Herman membuat pengurusan menjadi lama dan memungkinkan banyak bermunculan calo. “Makanya, kami mendorong kantor Imigrasi segera buat kantor perwakilan di Cianjur,” ujarnya.

Anggota Komisi VIII DPR RI, Diah Pitaloka, mengaku kecewa dengan kondisi Cianjur yang memiliki ribuan TKI namun tidak punya Kantor Imigrasi. Padahal seharusnya imigrasi membuat kantor di wilayah yang menjadi penyumbang TKI dengan jumlah besar.

“Kami akan fasilitasi Pemkab, sudah diminta surat usulannya yang akan ditembuskan ke Kementerian dan komisi lain di DPR RI.”

Menurut Diah, keberadaan kantor Imigrasi dapat meminimalisir pemberangkatan para TKI ilegal. Pasalnya calon TKI bisa dengan mudah mencari informasi pemberangkatan yang legal dan resmi. “Ini kan menyangkut tenaga kerja yang mayoritas perempuan. Jangan sampai mereka diberangkatkan secara ilegal oleh oknum sponsor. Nantinya mereka dikhawatirkan jadi korban trafficking,” tandasnya. (isl)

Comments

comments