30 Anggota DPRD Jabar Datangi Pendopo

0
253

CIANJUR, patas.id – Sebanyak 30 anggota DPRD Jawa Barat mendatangi Pendopo Kabupaten Cianjur, Kamis (2 Maret 2017). Rencananya Provinsi Jawa Barat bakal mendorong agar Jalur Puncak II segera dibangun. Koordinasi lintas kabupaten pun akan lebih diintensifkan agar ekonomi di Jawa Barat merata, khususnya terkait pariwisata.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Ade Barkah Surahman, mengatakan, pembangunan Jalur Puncak II sudah menjadi judul pembahasan untuk dibangun sejak lama, namun tidak kunjung terealisasi. Masalah pembebasan lahan di kawasan Bogor pun sempat jadi penghambat pembangunan.

“Sudah bertahun-tahun ini jadi wacana, tapi tidak pernah jadi. Bahkan terakhir ada masalah juga di pembebasahan lahan untuk wilayah Kabupaten Bogor. Ini harus segera selesai agar tidak jadi penghambat seterusnya.”

Menurut AB, panggilan akrab Ade Barkah, keberadaan jalur puncak II akan mendorong pariwisata di Cianjur, khususnya di daerah Cipanas dan sekitarnya. Tidak hanya itu, akses dari pusat ke daerah juga lebih lancar, tidak seperti sekarang dimana kemacetan terus terjadi sehingga lama perjalanan bisa berjam-jam ke Cianjur.

“Makanya kami dari DPRD provinsi Jawa Barat datang untuk mendorong realisasi jalur ini. Besok (3 Maret 2017) kami akan tinjau jalurnya,” tutur AB.

Selain mendatangi Cianjur, DPRD Provinsi Jawa barat juga bakal mendatangi Pemerintah Kabupaten Bogor. “Kami akan datangi langsung supaya tahu pucuk masalahnya sekarang dimana,” lanjut AB. “Jika sudah selesai, nanti Pemkab Cianjur dan Bogor serta Pemprov Jawa barat akan datang langsung ke Kementerian supaya segera direalisasikan.”

Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar mengatakan bahwa pembangunan Jalur Puncak II memang membutuhkan komunikasi dari provinsi dan pusat, sebab jika hanya antar daerah maka akan terbentur kepentingan dan tujuan.

“Ya, kan banyak kepentingan. Meskipun Cianjur saat ini ngotot minta dibuatkan, tapi kalau dari Bogornya tidak mendukung karena ada beberapa alasan, kan tetap saja takkan terealisasi. Apalagi jalur bagian Bogor lebih panjang, hingga 50 kilometer lebih, sementara Cianjur hanya 22 kilometer.”

Irvan mengatakan, Cianjur juga sudah siap dari segala aspek, mulai dari pembebasan lahan hingga komunikasi dengan warga. Pemkab juga siap menggelontorkan dana puluhan miliar untuk membangun jalur tersebut. “Pembebasaan lahan sudah sejak lama, perluasan jembatan juga sudah. Kami juga akan siapkan anggaran untuk membangunnya kalau sudah ada persamaan persepsi antara semua pihak. Kami juga sedang kaji potensi investasi di sana,” tuturnya. (isl)

Comments

comments