Sering Hujan, Cianjur Waspada Bencana

0
332

CIANJUR, patas.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur menyatakan banjir dan longsor masih rawan terjadi, terlebih dengan hujan deras yang mengguyur selama berjam-jam dalam beberapa hari terakhir. Beberapa sungai di Cianjur pun dikhawatirkan meluap.

Kepala BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Suparman, mengatakan bahwa hujan deras yang terjadi dalam beberapa hari terakhir membuat kerawanan bencana di Cianjur meningkat. Pasalnya curah hujan akan mempengaruhi kondisi tanah, sehingga longsor bisa terjadi kapan saja.

“Memang selama hujan deras belum ada longsor yang besar. Adapun yang terjadi longsoran di jalan penghubung Pasirkuda dan Tanggeung. Selebihnya tidak ada lagi. Tapi tetap saja kerawanan cukup tinggi.”

Menurutnya, wilayah perbukitan seperti Cipanas, Pacet dan Sukaremsi menjadi fokus pengawasan. Selain itu beberapa kecamatan di Cianjur selatan juga berpotensi terjadi bencana. “Meski belum ada bencana yang besar, tapi kami tingkatkan kewaspadaan dengan terus berkoodinasi dengan petugas dan relawan. Apalagi melihat kondisi hujan yang turun,” ucapnya.

Selain itu, lanjut Asep, beberapa sungai di Cianjur selatan juga harus diwaspadai, sebab berpotensi meluap. Sungai yang rawan meluap itu di antaranya Sungai Cibuni, Cisadea, dan Cidamar. Bahkan tahun lalu, luapan air sempat menewaskan warga. “Jadi selama 2016, korban jiwa akibat bencana lebih banyak diakibatkan luapan air sungai. Salah satunya yang terbawa arus sungai Cibuni, Makanya harus sering diperiksa ketinggian permukaannya.”

Namun dirinya berharap, cuaca ekstrem dan curah hujan yang tinggi tidak menimbulkan bencana yang besar dan menimbulkan korban jiwa. “Walaupun rawan, tapi diharapkan tidak terjadi bencana.”

Sementara itu, Camat Pasirkuda, Asep Sopandi mengatakan, pihaknya mengkhawatirkan cuaca buruk terus menggerus tebing dan jalan di wilayahnya, sebab ada beberapa titik yang kondisi tanahnya labil.

“Seperti yang belum lama ini terjadi, kan ada longsor di jalan penghubung dengan Tanggeung. Itupun mengancam enam rumah di bawahnya. Makanya kami tingkatkan kewaspadaan, apalagi sungai Cibuni juga melintas dan sering meluap. Jadi warga juga diimbau untuk selalu hati-hati jika cuaca hujan,” kata dia. (isl)

Comments

comments