Wabup Minta Pejabat Sediakan Tempat Sampah di Kendaraan Dinas

0
240

CIANJUR, patas.id – Pemerintah Kabupaten Cianjur menginstruksikan kepada seluruh pejabat yang mendapatkan mobil dinas agar menyediakan tempat sampah di dalam mobilnya. Tidak hanya itu, dalam waktu dekat, kendaraan pribadi dan angkutan umum (Angkum) juga akan diarahkan untuk menjalankan hal serupa. Jika tidak, sanksi tilang akan diberikan.

Hal itu diungkapkan Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman. Menurutnya, dalam Peraturan Daerah nomor 13/1986 yang diperbarui pada 1996 tetang Kebersihan Ketertiban dan Keindangan dalam wilayah Kabupaten Daerah Tingkat II Cianjur, dijelaskan bahwa seluruh warga Cianjur harus turut menjaga kebersihan lingkungan dari sampah.

“Sanksinya berdasarkan aturan itu penjara 3 bulan atau denda paling besar Rp 50 ribu.”

Menurut Herman saat ditemui di Taman Hutan Kota, Jumat (10 Februari 2017), salah satu upaya meningkatkan kesdaran dalam menjaga kebersihan ialah menyediakan tempat sampah di kendaraan, khususnya mobil. Pasalnya, pengendara atau penumpang kerap membuang sampah sembarangan lantaran tidak adanya tempat sampah khusus di dalam mobil.

“Makanya kini dijalankan lagi semangat untuk menjaga kebersihannya, aturannya pun sudah sejak lama ada. Diawali dari para pejabat pemerintahan, sebab mereka harus menjadi contoh,” ujarnya. Pendeknya, Herman mewajibkan tiap kendaraan dinas menyediakan tempat sampah, baik tempat sampah khusus atau sekedar kantong plastik yang digantungkan sebagai tempat sampah sementara.

“Yang penting ada tempat sampahnya, mau apapun bentuknya. Kami akan periksa nantinya, dalam setiap mobil dinas apakah ada atau tidak. Jika tidak ada, maka akan diberi teguran dan kalau tetap membandel akan ada sanksi khusus. Bagaimana warga mau ikut aturan kalau pejabatnya tidak memberi contoh, makanya diawali dari para pejabatnya dulu.”

Selain itu, lanjut dia, ke depan kendaraan pribadi dan angkutam umum juga diwajibkan menyediakan tempat sampah di dalamnya. Jika tidak, maka akan dikenakan tilang. “Kami akan kerjasama dengan pihak kepolisian, jadi ada periksaan khusus bagi mobil. kalau tidak ada tempat sampah, maka ditilang. Namun bertahap, setelah dilakukan oleh para pejabat, dilanjutkan ke kendaraan pribadi dan angkum. Kami harap seluruh pihak ikut menjaga kebersihan di Kabupaten Cianjur,” kata dia. (isl)

Comments

comments