Pendataan Dinas Perumahan untuk Antisipasi Jembatan Putus

0
305

CIANJUR, patas.id – Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kabupaten Cianjur tengah melakukan pendataan jumlah jembatan gantung, khusunya yang sudah tidak layak seberang. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya jembatan putus dan mempermudah akses warga dalam beraktivitas.

Untuk diketahui, pada pertengahan Desember 2016, jembatan gantung di Kampung Pajagang Desa Girimukti Kecamatan Cibeber putus dan mengakibatkan 23 orang terjatuh. Meski tak ada korban jiwa, namun korban yang mayoritas anak-anak sekolah mengalami trauma dan luka-luka.

BACA: Jembatan Tua Runtuh, Pelintas Jatuh

Peristiwa itu terjadi akibat umur jembatan yang sudah tua dan kondisi jembatan yang tidak pernah direhabilitasi atau dibangun kembali sejak awal pembangunan. Bahkan, di desa tersebut terdapat beberapa jembatan yang kondisinya serupa.

Oleh karenanya, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kabupaten Cianjur, Doddy Permadi, mengatakan, pihaknya mulai melakukan pendataan kembali terkait jumlah jembatan gantung di Kabupaten Cianjur di tahun ini.

“Kami ingin mendapatkan data riil di lapangan jumlah jembatan gantung, terutama jembatan yang rusak, sudah tidak layak, dan butuh dibangun kembali.”

Menurutnya, setelah mendapatkan data riil, Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan bakal menyesuaikan kebutuhan dengan ketersediaan anggaran. Dengan begitu akan tampak berapa banyak jembatan yang mampu dibangun Dinas pada tahun ini.

“Iya nanti dilihat, berapa banyak yang rusak dan berapa kemampuan anggaran kami untuk membangun jembatan di tahun ini. Kalaupun tidak banyak, tapi akan terus berlanjut setiap tahunnya.”

Doddy menambahkan, pembangunan atau rehabilitasi jembatan gantung akan dilakukan berdasarkan skala prioritas dan jumlah penduduk yang menggunakan jembatan tersebut. “Kalau anggarannya terbatas, nanti disesuaikan, mana yang harus didahulukan. Makanya setelah diperoleh data riil dan penyesuaian anggaran, kami juga akan kaji mana yang didahulukan,” tandasnya. (isl)

Comments

comments