Sterilisasi Siti Jenab Berlaku Mulai 6 Januari 2017

0
234

CIANJUR, patas.id – Sempat tertunda beberapa lama, sterilisasi Jalan Siti Jenab tepatnya di ruas depan Pendopo Cianjur akan dilakukan. Rencananya, sterilisasi dari kendaraan mulai berlaku pada 6 Januari 2017 mendatang.

Hal itu diungkapkan Plt Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Cianjur, Atte Adha Kusdinan. Menurutnya, sterilisasi jalur tersebut menjadi kebijakan Pemerintah Kabupaten Cianjur yang sempat tertunda lantaran perlu perencanaan matang.

“Sekarang sudah pasti, kami juga telah melakukan koordinasi dengan lintas sektoral di Badan Koordinasi Lalulintas (Bakorlantas),” kata dia usai rapat Bakorlantas di Kantor Dishubkominfo Kabupaten Cianjur, Kamis (29 Desember 2016).

Menurut Atte, usai pembahasan bersama, pihaknya akan melakukan pembahasan lain untuk terus mematangkan sterilasi tersebut. “Kami akan buat kesepakatan bersamanya, setelah itu disosialisasikan ke masing-masing pengurus jalur,” kata dia.

Mulai besok, lanjut Atte, pihaknya akan mulai melakukan sosialisasi hingga sepekan ke depan, supaya warga dan para sopir angkutan umum (angkum) bisa tahu sebelum diterapkannya kebijakan tersebut.

‘”Tentu disosialisasikan dulu, tidak langsung diterapkan begitu saja. Masa sosialisasi kan sudah dilakukan sejak lama, sekarang hanya mempertegas.”

Adanya sterilisasi tersebut, menurut Atte, secara otomatis akan mengubah sejumlah trayek angkum, di antaranya trayek 01A, 01B, dan 02B. Namun rute pemindahannya masih dalam pengkajian. Meski begitu, dirinya yakin sebelum penerapan, pengubahan rute sudah siap.

“Untuk tahap pertama ada tiga trayek, ke depan akan diubah seluruhnya. Pasalnya ada rencana pengubahan jalur di wilayah perkotaan, dari yang semula dua jalur menjadi satu jalur.”

Menurutnya, supaya tak ada yang melintas ketika masa sosialisasi dan penerapan, Jalan Siti Jenab akan dipasangi pembatas dan baligo, dengan begitu diharapkan warga akan sadar dan mengerti. “Ini juga untuk penataan kota lebih baik lagi. Pada awalnya pasti ada pro dan kontra, ke depan pasti akan merasa nyaman semuanya. Kami harap seluruh warga Cianjur memahami dan mengikuti kebijakan ini,” tandasnya. (isl)

Comments

comments