BPBD Minta Provinsi Bantu Antisipasi Luapan Cibuni

0
194

CIANJUR, patas.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur akan segera melakukan komunikasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana(BNPB) dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mengantisipasi luapan Sungai Cibuni.

Untuk diketahui, Sungai Cibuni yang mengalir ke Kecamatan Kadupandak dan Cijati tersebut sering meluap hingga mengakibatkan puluhan hektar pesawahan tersapu dan pemukiman penduduk terendam hingga setinggi betis orang dewasa. Luapan itu pun terjadi pada Senin (21 November) lalu.

Kepala BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Suparman, mengatakan, luapan selama dua hari tersebut merusak sedikitnya 30 hektar sawah yang berada di sepanjang sungai. Di samping itu, tanggul penahan juga terbawa arus hingga ke tengah sungai.

“Untuk pastinya tim kami sedang melakukan assessment di sana. Tapi informasi awal ada puluhan hektar sawah rusak. Kalau ke pemukiman belum, sebab jaraknya cukup jauh sekitar 200 meter dari sungai.”

Menurutnya, luapan Sungai Cibuni tersebut terjadi akibat adanya pendangkalan sungai. Jika terjadi hujan deras di hulu yakni di wilayah Kecamatan Pagelaran, maka di wilayah Kadupandak akan mengalami banjir bandang, baik menimpa lahan ataupun pemukiman. “Faktornya ada pendangkalan sungai, kalau musim kemarau bisa terlihat dangkalnya sungai tersebut,” kata dia.

Meski begitu, lanjut dia, perlu adanya antisipasi dimana harus dilakukan pengerukan dasar sungai. Namun pihaknya mesti berkoordinasi dengan Pemprov Jabar dan BNPB. Pasalnya sungai tersebut di luar dari kewenangan pemkab. “Jadi kami harus koordinasi, langkah selanjutnya tergantung dari hasilnya nanti bagaimana. Tapi inginnya ada pengerukan sungai,” kata dia. (isl)

Comments

comments