Tim Sapu Bersih Pungli Akan Beraksi Desember

0
207

CIANJUR, patas.id – Pemerintah Kabupaten Cianjur bakal melantik tim Saber Pungli (Sapu Bersih Pungutan Liar), Desember 2016 mendatang. Operasi Tangkap Tangan (OTT) pungli terkait dana desa, perizinan, dana hibah, dan bantuan sosial serta lingkungan pendidikan akan menjadi target tim tersebut.

Hal itu diungkapkan Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, saat ditemui di ruangannya, Kamis (17 Nvember 2016). Menurutnya, Tim Saber Pungli yang terdiri dari Pemkab, Polres, Kejaksaan, Subdenpom, Inspektorat Daerah (Itda), dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) itu masih dalam pembentukan dan perumusan.

“Rencananya Desember nanti dilantik, berbarengan dengan pelantikan pejabat di OPD (Organisasi Perangkat Daerah) baru. Untuk hari ini pembentukan di tingkat provinsi.”

Herman memaparkan bahwa berdasar Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 180/3936/SJ tentang Pengawasan Pungutan Liar dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, ada delapan poin yang mesti diawasi, yakni: perizinan, dana hibah atau bansos, kepagawaian, pendidikan, dana desa, pelayanan publik, pengadaan barang dan jasa, serta kegiatan beresiko tinggi.

“Kalau di Cianjur ada empat hal yang rawan, yakni dana desa, perizinan, hibah dan Bansos, serta yang terakhir lingkungan pendidikan. Yang paling rawan itu dana desa, pasalnya sudah ada beberapa temuan, bahkan di antaranya sudah diproses secara hukum.”

Pemerintah desa, lanjut Herman, harus mulai transparan dan menjalankan organisasi secara benar. Namun keotoriteran kepala desa kerap kali yang membuat dana desa rawan penyelewengan. “Yang salah itu kebanyakan yang otoriter, makanya harus mulai dibenahi. Jika tidak, maka tim saber yang akan bergerak nantinya. Meski paling rawan, tidak menutup kemungkinan tujuh poin lainnya juga akan muncul temuan atau bahkan OTT.”

Herman memastikan Tim Saber Pungli yang mulai efektif pada Desember mendatang bakal membuat Cianjur terbebas dari pungli. Laporan warga dan penelusuran tim pun akan dilakukan untuk mengungkap praktik tersebut. Sekretariat khusus, lanjut dia, juga akan dibuat setelah dilantik.

“Kami akan proses hukum para pelakunya supaya ada efek jera. Kami optimistis, praktek pungli bisa dihapuskan. Pemerintah juga bakal terus melakukan upaya dalam menekan pungli melalui pembinaan secara keagamaan,” tandasnya. (isl)

Comments

comments