Tingkat Kebocoran 29%, 5 KM Pipa Perumdam Diganti

0
274

CIANJUR, patas.id – ‎Perumdam Tirta Mukti Cianjur berencana untuk mengganti 5 kilometer pipa jenis ACP. Pergantian tersebut dilakukan lantaran pipa yang akan diganti tersebut berpotensi pecah dan mengganggu distribusi air ke pelanggan serta untuk meminimalisir tingkat kebocoran. Nilai bantuan puluhan miliar dari pemerintah provinsi dan pusat pun akan ditarik ke Cianjur.

‎Hal tersebut diungkapkan Direktur Utama Perumdam Tirta Mukti Cianjur, Budi Karyawan. Menurutnya, Perumdam masih memiliki belasan kilometer pipa ACP yang dipasang sejak 1992.

“Pipanya sudah tua jadi dikhawatirkan pecah sewaktu-waktu. Sebab sudah tua pipanya. Itu bisa mengganggu jaringan dan distribusi. Perlu waktu juga untuk meperbaiki, sebab mencari titik kebocorannya cukup sulit.”

Menurutnya, bahan dari pipa ACP merupakan sejenis asbes yang sudah tidak lagi diperbolehkan digunakan, sebab berdasarkan penelitian dapat menimbulkan sejumlah penyakit.

“Memang seharusnya tidak boleh, makanya kami akan berupaya menggantinya di tahun depan. Minimal setengahnya dulu atau 5 kilometernya.”

Budi mengatakan, biaya yang dibutuhkan untuk perbaikan tersebut mencapai Rp 63 miliar dengan masa perbaikan selama satu tahun. “Biayanya kami upayakan dari pemerintah provinsi dan pusat, sebab. Kalau dari daerah tidak dimungkinkan, anggarannya terbatas,” paparnya.

Perbaikan tersebut, lanjut Budi, juga dilakukan untuk memenuhi instruksi Menteri PU yang menyaratkan tingkat kebocoran pipa harus di bawah 20 persen. “Sekarang Cianjur tingkat kebocoran 29 persen. Kami akan upayakan meminimalisir dengan pebaikan pipa,” tuturnya. (isl)

Comments

comments