Pelayanan Lambat, Perizinan Beralasan Kurang Tenaga Ahli

0
356

CIANJUR, patas.id – Badan Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPPTPM) Kabupaten Cianjur menilai kurangnya tenaga teknis dan maraknya pembuatan izin oleh pihak ketiga membuat pelayanan seringkali tersendat.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Informasi Pendaftaran dan Penanganan Pengaduan BPPTPM Kabupaten Cianjur, Muzani Saleh. Menurutnya, penambahan tenaga ahli perlu dilakukan terlebih ketika BPPTPM telah menjadi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu pada OPD baru di 2017 mendatang.

“Kalau sekarang kan bentuknya badan jadi hanya sebagai koordinasi antardinas, tapi kalau nanti sudah jadi dinas tersendiri perlu ada tenaga ahli di setiap bidang. Dan tanggung jawabnya nanti sudah oleh sendiri,” katanya seraya menambahkan bahwa dari 77 pelayanan perizinan yang dilayani oleh BPPTPM, masih banyak bidang yang menginduk pada dinas teknis lain, mulai dari Disperindag, Distarkim, Dinkes, Disdik, Dishubkominfo, dan lainnya.

“Izin itu berbagai hal, mulai dari izin pembuatan rumah sakit, bangunan, sarana pendidikan, pemancar, dan peternakan. Jadi nanti kalau sudah satu atap dan jadi dinas, otomatis tenaga ahlinya mesti ada. Di daerah lain pun seperti itu, ketika jadi dinas maka tenaga teknisnya juga ditarik.”

Di samping penarikan tenaga teknis, lanjut Muzani, pihaknya juga menekan kepada pemohon izin agar tidak menggunakan pihak ketiga dalam pengajuan atas proses penyelesaiannya. Pasalnya hal itu juga yang akan memperlambat proses perizinan. Terlebih, berdasarkan data dari BPPTPM, dari 459 permohonan izin yang masuk, 60 persennya melalui pihak ketiga.

“Ini yang kami sayangkan, ketika lewat pihak ketiga ada komunikasi yang lambat atau tak tersampaikan. Akibatnya proses izin menjadi lama, makanya terjadi kasus penumpukan berkas. Kami sering imbau agar proses sendiri izinnya, walaupun melalui pihak ketiga dengan surat kuasa pun bisa.”

Muzani menambahkan, pihaknya akan berupaya mempercepat layanan terlebih
setelah menjadi dinas. “Tentu nanti akan lebih cepat, tapi dengan catatan penarikan tenaga teknis segera dilakukan dan yang memohon izin mengurus sendiri izinnya,” pungkasnya. (isl)

Comments

comments