Warga Sekitar Sungai Diminta Waspada Banjir Bandang

0
316

PATAS.ID, Cianjur – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur meminta warga yang tinggal di sekitar enam sungai besar di Cianjur agar waspada terjadinya luapan. Pasalnya, intensitas hujan yang tinggi akibat La Nina masih akan terus terjadi di Jawa Barat, khususnya Cianjur.

Enam sungai tersebut adalah Sungai Citarum blok Leuwi Jurig di Kecamatan Haurwangi, Sungai Cisadea di Kecamatan Sindangbarang, Sungai Cibuni di Kecamatan Kadupandak, Sungai Cidamar di Cidaun, Sungai Cibala di Kecamatan Sukanagara dan Sungai Cikadu di Kecamatan Cibinong.

Kepala BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Suparman, mengimbau agar warga waspada terhadap luapan air sungai, terutama saat malam hari. Siaga bencana pun terus dilakukan, terutama longsor dan banjir bandang.

“Melihat bencana di daerah lain (Garut dan Sumedang), Cianjur juga harus waspada. Kami terus koordinasi dengan BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika). Sebab fase musim saat ini tidak jelas, karena sedang masa peralihan. Akibat cuaca ekstrem yang terus berlangsung, bencana longsor dan banjir bandang kerap terjadi,” tuturnya.

Langkah penanganan awal berupa mitigasi bencana pun dilakukan. Mulai dari mempelajari pola-pola bencana yang terjadi hingga berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan untuk siaga terhadap potensi bencana di wilayah masing-masing. Mitigasi bencana adalah upaya pencegahan dan penanggulangan (prabencana).

Guna mengurangi dan memperkecil resiko bencana, lanjut Asep, aparatur desa atau kecamatan diminta aktif mengimbau warga agar segera mengungsi jika hujan deras terus turun dengan intensitas yang tinggi. Hal itu dinilai cukup efektif untuk mencegah jatuhnya korban jiwa saat terjadi bencana.

“Sudah dua wilayah terkena banjir bandang pada September ini, yaitu Sindangbarang dan Sukanagara. Mudah-mudahan tidak terjadi lagi, tetapi tergantung dari volume air hujan. Saat ini tetap tinggi, diharapkan tidak menyebabkan banjir bandang.”

Saat ini, BPBD Kabupaten Cianjur telah bersiaga di beberapa titik rentan terjadi banjir bandang. Antisipasi dilakukan di kawasan Sungai Citarum blok Leuwi Jurig, Haurwangi dan Sungai Cibuni, Kadupandak yang kerap menjadi langganan banjir tahunan akibat air sungai meluap.

“Belum lama ini kami juga melakukan normalisasi di Sungai Citarum untuk mengantisipasi luapan. Tapi kami berharap tak ada bencana bear di Cianjur, jikapun terjadi tidak sampai menimpulkan kerugian materil ataupun mengakibatkan korban jiwa,” ujarnya. (isl)‎

Comments

comments