Anak Muda Harus Terjun ke Politik

0
178
ORASI: Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Cianjur saat berunjuk rasa di Halaman Pendopo Kabupaten Cianjur.,memperingati Hari Sumpah Pemuda.

CIANJUR, patas.id – Jika politik dikaitkan dengan pemuda, Indonesia punya laboratorium sejarah yang begitu kaya untuk dijadikan pelajaran terutama bagi generasi muda saat ini. Semua fase dan momentum penting bangsa ini, mulai dari Kebangkitan Nasional yang ditandai berdirinya organisasi-organisasi pribumi pada awal 1900-an, Sumpah Pemuda 1928, hingga Proklamasi 1945 semuanya digerakkan pemuda. Peringatan Sumpah Pemuda ke-88 tahun ini diharapkan menjadi momen perenungan dan titik balik bagi anak muda Indonesia untuk ikut mewarnai dunia politik Indonesia.
Wakil Ketua Komite III DPD, Fahira Idris, yang salah satu lingkup tugasnya membidangi kepemudaan mengungkapkan, perkembangan politik dan proses demokratisasi yang saat ini sedang melanda Indonesia sangat membutuhkan orang-orang muda untuk memastikan ‘jalan’ demokrasi yang sudah bangsa ini pilih benar-benar bermuara kepada kesejahteraan rakyat, bukan untuk kepentingan elit.
“Bangsa ini takkan merdeka jika anak muda seperi Samanhudi, Tjokroaminoto, Soekarno, Hatta, Sjahrir, M Yamin, Dewi Sartika dan lainnya tidak berpolitik. Mereka terjun ke rakyat meretas ketimpangan, berpolitik agar penindasan berakhir. Jika sejarah sudah membuktikan, maka anak muda sekarang tidak perlu ragu terjun ke politik. Jangan takut tergilas,” ujar Fahira Idris, melalui rilis yang diterima patas.id, Jumat (28 Oktober 2016) siang.
Menurutnya, kondisi perpolitikan Indonesia yang saat ini masih belum sepenuhnya lepas dari pusaran saling menyandera, saling sikut, sekaligus saling merangkul jika kepentingannya sama, walau kepentingan itu membelakangi keinginan rakyat, membutuhkan tangan pemuda untuk mengurainya.
Politik, lanjut Fahira, punya pengaruh melekat dalam menentukan wajah ekonomi Indonesia, termasuk maju mundurnya berbagai bidang dan sendi kehidupan mulai dari pendidikan, kesehatan, budaya, sosial, keamanan, hukum, pemberdayaan rakyat, bahkan termasuk prestasi olahraga.
“Suka tidak suka, senang tidak senang, apapun yang terjadi di negeri ini sangat dipengaruhi oleh perangai para politisinya. Semakin banyak pemuda berkualitas terjun ke politik akan semakin baik wajah negeri ini. Kuncinya, para pemuda kuatkan niat bahwa terjun ke dunia politik untuk mengubah keadaan masyarakat menjadi lebih baik lagi,” pungkasnya.(tri)

Comments

comments