Penemuan Sketsa da Vinci Bernilai Ratusan Miliar

0
247

PARIS, patas.id – Sebuah gambar sketsa berukuran 19.3 x 13 sentimeter milik seorang dokter Perancis dipastikan merupakan salah satu dari sekian banyak karya pelukis ternama Leonardo da Vinci yang hilang. Sketsa tersebut diperkirakan bernilai 15 juta euro atau sekitar Rp 212 miliar.

Sketsa bergambar Santo Sebastian yang terikat ke sebuah pohon tersebut telah diperiksa keasliannya oleh Patrick de Bayser dan Carmen C. Bambach, di Museum Metropolitan New York, Amerika Serikat. Patrick de Bayser dan Carmen C. Bambach merupakan kurator lukisan era Renaissance serta pakar karya Leonardo da Vinci.

Leonardo da Vinci diperkirakan menggambar sketsa Santo Sebastian tersebut antara tahun 1478-1483. Saat itu, Da Vinci tengah mempelajari studi dramatis dalam karya-karyanya. Sebelumnya, sketsa dari kurun waktu yang sama ditemukan pada tahun 2001. Sketsa bergambar seeokor kuda dan penunggang tersebut telah terjual senilai 10 juta Euro atau sekitar Rp 141 miliar.

Menurut kurator De Bayser pada Agence France-Presse (AFP), sketsa Santo Sebastian tersebut digambar dengan media pena. Awalnya, De Bayser mengira sketsa tersebut merupakan karya seorang pelukis Florentina abad ke-15. Namun saat kertas dibalik, De Bayser menemukan sketsa ilmiah mengenai eksperimen optik serta tulisan yang huruf-hurufnya terbalik.

Da Vinci adalah seniman yang dikenal sering memakai tulisan dengan huruf terbalik (hanya bisa dibaca dengan cara melihat cermin). Saat sketsa Santo Sebastian diamati, De Bayser melihat goresan bayang-bayang yang diarsir dari arah kanan ke kiri.

“Artinya, sketsa tersebut dibuat oleh pelukis bertangan kidal. Jadi saya langsung yakin bahwa sketsa tersebut merupakan karya Leonardo da Vinci yang hilang.”

Penemuan sketsa ini melengkapi dua penemuan sebelumnya. Sketsa Da Vinci yang juga menggambarkan Santo Sebanstian telah tersimpan aman di Museum Bonnat-Helleu Museum di Bayonne (Perancis) serta di Museum Kunsthalle di Hamburg, Jerman. (cho)

Comments

comments