Film Doctor Strange: Penjelajahan Visual yang Indah

0
233

PATAS.ID – Marvel Cinematic Universe (MCU) telah merilis film superhero terbarunya yaitu Doctor Strange yang dibintangi oleh aktor Inggris Benedict Cumberbatch. Film ini menawarkan penjelajahan visual yang luar biasa indah.

Konon untuk mengindari pembajakan, film yang baru akan beredar di Amerika pada tanggal 4 November 2016 ini telah dirilis di bioskop-bioskop Indonesia sejak 26 Oktober lalu. Hal yang sama pernah terjadi pada film-film superhero besutan MCU lainnya seperti Captain America: Civil War serta Avengers: Age of Ultron.

Sebagai film superhero, Doctor Strange menawarkan sesuatu yang baru. Jika film-film superhero Marvel sebelumnya menawarkan kekuatan fisik, kecanggihan mesin atau keistimewaan mutasi DNA, film Doctor Strange membawa kita ke dimensi multiverse dengan kekuatan pikiran dan mistisisme Timur.

Diceritakan Doctor Stephen Vincent Strange (Benedict Cumberbatch) adalah seorang dokter bedah syaraf yang sukses, kaya raya, dan memiliki kekasih yang cantik, yaitu Christine (Rachel McAdams). Dengan kekayaan dan bakatnya, tak heran jika Doctor Strange menjadi arogan dan mengagungkan materi.  Hingga suatu hari, Dr. Strange mengalami kecelakaan yang mengakibatkan kedua tangannya yang ahli membedah tak berfungsi lagi. Rasa frustasi kemudian membawanya ke Kamar-Taj, Nepal.

Di Kamar-Taj, Dr. Strange bertemu dengan Karl Mordo (Chiwetel Ejiofor), Wong (Benedict Wong), dan Ancient One atau Sang Leluhur (diperankan dengan kharismatik oleh Tilda Swinton). Dari mereka Dr. Strange mempelajari rahasia-rahasia kekuatan pikiran yang bisa memutar balik dan membengkokkan segala hal yang selama ini menurutnya tak mungkin. Setelah menyerap ilmu dan mendapatkan kepercayaan dari The Cloak of Lavitation, akhirnya Doctor Strange harus berhadapan dengan mantan murid The Ancient One yakni Kaecilius (Mads Mikkelsen) yang berkhianat dan telah bersekutu dengan musuh besar Dormammu (karakter CGI oleh Benedict Cumberbatch, suara oleh Jonathan Adams).

 

Menonton efek visual film Doctor Strange akan mengingatkan kita sedikit pada film Inception atau The Matrix namun sepuluh kali lebih baik. Tak sia-sia sutradara Scott Derrickson merekrut banyak ahli-ahli Computer-Generated Imagery (CGI) karena keindahan warna-warni kosmos dan lipatan-bengkokan dan buncahan dimensi yang ada dalam film ini akan membuat kita menahan nafas. The Guardian menganggap film ini ekstravaganza, luar biasa secara visual. Akting para pemainnya pun solid.

Melihat respon pasar yang positif, film yang dibuat berdasar karakter komik Doctor Strange yang diciptakan oleh Stan Lee pada tahun 1963 ini kemungkinan besar akan dibuat sekuelnya. Sutradara Derrickson yang juga adalah fan berat komik Doctor Strange menyiratkan demikian.

“Aku sangat menyukai karakter Doctor Strange, aku menyukai kemungkinan visual yang bisa ditawarkan oleh cerita ini, dan aku sangat menyukai komiknya. Film pertama ini hanya serupa puncak gunung es. Masih banyak kemajuan yang bisa kubuat dan kugali untuk sekuelnya.”

Untuk kepuasan menonton dan penjelajahan visual yang keterlaluan indah, patas.id merekomendasikan para penggemar film untuk menonton film ini dalam format 3D. (cho)

Comments

comments