Bagaimana Menjaga Agar Otak Kita Tetap Tajam

0
183

Judul buku: 30 Days to A Better Brain

Penerbit: Atria Books

Cetakan pertama: Mei 2014

Jumlah halaman: 320 halaman

Bahasa: Inggris

Seperti halnya tubuh, otak kita pun harus dijaga agar tetap tajam. Dalam buku “30 Days to A Better Brain”, Dr. Richard Carmona membeberkan metode-metode sederhana yang bisa kita lakukan sehari-hari agar otak kita tetap tajam. Patas merangkum inti metodenya untuk Anda.

  • Ritual Ibadah. Memusatkan pikiran pada Tuhan secara khusuk bisa menstimulasi otak kita untuk berkembang seperti halnya latihan-latihan pembentukan pada otot bisep atau trisep. Bagi sebagian agama, ritual keagamaan seperti bersujud bisa mengalirkan darah ke kepala yang pada akhirnya memperlancar kinerja otak.
  • Kurangi Konsumsi Racun. Waspadalah terhadap makanan yang kemungkinan mengandung pestisida, bahan pengawet, logam, dan zat berbahaya lainnya karena zat-zat ini bisa merusak hormon alami tubuh yang pada akhirnya akan merusak sel-sel otak.
  • Cukup Tidur. Mengistirahatkan tubuh selama 7-9 jam setiap hari akan memperbaharui sel-sel otak melalui proses neurogenesis. Pikiran kita serupa komputer yang bekerja memproses data setiap harinya, dan seperti halnya komputer, otak kita perlu “dimatikan” melalui tidur yang berkualitas.
  • Diet Otak. Sebagian jenis makanan membuat otak kita lelah, terutama bagi mereka yang otaknya sensitif terhadap bahan makanan seperti gula, telur, susu, dan sayuran tertentu (kentang, cabai, tomat, dan terung). Cobalah mengurangi makanan di atas selama 6 minggu dan buktikan apakah otak kita sensitif terhadap makanan tersebut atau tidak.
  • Optimasi Olahraga. Latihan kardiovaskular seperti jogging atau aerobik akan memperlancar aliran darah, memperlambat lerusakan sel, serta memproduksi 3 faktor esensial yang bermanfaat bagi perkembangan sel-sel otak, yaitu: Brain-Derived Neurotropic Factor (BDNF), Insulin-like Growth Factors (IGF-1), dan Endothelial Growth Factor (VEGF). Berolahraga akan menstimulasi hormon pertumbuhan alami tubuh, termasuk sel otak.
  • Konsumsi Cukup Protein. Protein mengandung banyak asam amino seperti tirosin yang akan memproduksi norepinefrin and dofamin yang sangat baik bagi kewaspadaan mental. Kita bisa mendapatkan protein ini dari makanan-makanan seperti daging, kedelai, ikan, yogurt, keju, susu, mentega, dan lain sebagainya.
  • Memperdalam Hobi atau Mempelajari Hal-hal Baru. Menimba ilmu dengan betul-betul menguasai sebuah subjek atau mempelajari hal-hal baru akan meningkatkan kapasitas dan mengasah kemampuan kognitif otak.
  • Tambah Bumbu Dapur. Bumbu dapur mengandung antioksidan tinggi yang baik untuk mengenyahkan racun dalam tubuh. Dr. Cormona mengatakan bahwa kunyit akan mengurangi penimbunan amiloid dalam tubuh. Amiloid adalah salah satu pemicu penyakit Alzheimer. (cho)

Comments

comments