DroneGun, Senjata Canggih Penghancur Drone

0
268

PATAS.ID – Seiring dengan perkembangan teknologi drone yang semakin pesat, banyak wilayah yang awalnya terlarang –termasuk wilayah pribadi, yang kemudian terekspos. Hal inilah yang menjadi fokus perusahaan DroneShield untuk menciptakan DroneGun, senjata penghancur drone.

Perusahaan DroneShield yang bermarkas di Sydney (Australia) dan Virginia (Amerika Serikat) dikenal sebagai produsen terkemuka dalam bidang perakitan dan sangat berpengalaman dalam produksi perangkat pertahanan, pengintaian, serta aerospace.

“Kami merancang sistem deteksi dengan metode dan teknologi tercanggih untuk mencapai level presisi dan sensitivitas yang tak mungkin dilakukan perusahaan lain.”

Sekilas, tampilan dan tujuan DroneGun nampak sangar. Namun sesungguhnya, drone yang “dihancurkan” senjata ini takkan rusak sama sekali. DroneGun hanya akan menghentikan proses perekaman drone, lalu menurunkannya ke tanah tanpa kerusakan. DroneGun juga bisa digunakan untuk menghentikan drone dengan cara memberikan sinyal agar drone kembali terbang menuju operatornya.

Dalam katalog produknya, DroneGun diklaim memiliki keunggulan-keunggulan sebagai berikut:

  • Jangkauan efektif: DroneGun mampu mendeteksi keberadaan drone hingga sejauh 2 km persegi dalam segala kondisi cuaca.
  • Portabel: Berbentuk senapan gendong yang dioperasikan satu orang
  • Mudah digunakan: DroneGun bisa dioperasikan tanpa perlu pelatihan teknis, siap digunakan kapan saja dimana saja.
  • Mematikan: DroneGun langsung menghentikan transmisi video dan bisa mengirimkan drone kembali pada operatornya tanpa kerusakan.
  • Ramah Investigasi: Drone yang ditembak takkan mengalami kerusakan fisik sehingga bisa dijadikan bukti penyelidikan jika drone tersebut kedapatan melanggar hukum.

Menurut DroneShield, DroneGun adalah perangkat yang sangat efektif dan cocok digunakan di lojasi-lokasi yang harus steril seperti bandara, penjara, dan lokasi lain yang wilayah udaranya terlarang untuk dimasuki.

Sayangnya, hingga saat ini, DroneGun belum mendapatkan ijin distribusi dari Federal Communications Commission (FCC) Amerika Serikat. Dengan kata lain, hingga saat ini DroneGun hanya boleh dimiliki oleh agen pemerintah. Warga Amerika Serikat yang memiliki DroneGun akan dianggap melanggar hukum. (cho)

Comments

comments