Sudahkah Kita Menyusun Isi Kulkas Dengan Benar?

0
271

PATAS.ID – Menyimpan susu di bagian pintu kulkas adalah hal yang biasa kita lakukan. Namun, menurut The Good House Keeping Institute (GHKI), cara tersebut sangat salah. Susu harusnya disimpan pada rak tengah kulkas.

Menurut panduan yang dikeluarkan GHKI, dengan menyusun isi kulkas dengan tepat maka kita bisa meminimalisir pemborosan makanan, memperluas ruang kulkas, serta menjaga makanan agar segar lebih lama.

Makanan yang sudah matang atau tak harus dimasak terlebih dahulu, seperti kue tart, puding, serta makanan sisa, harus disimpan di bagian paling atas kulkas. Menurut GHKI, hal ini sangat penting untuk menghindari kuman jatuh menimpa makanan kita. Di rak bawahnya, kita bisa menyimpan produk-produk yang terbuat dari susu seperti yoghurt, keju, susu kemasan, serta mentega. Di bagian bawah dan di laci, kita bisa menyimpan daging dan sayuran.

Untuk menghindari kontaminasi, kita harus menyimpan sayuran di atas daging dan ikan. Jika kulkas kita memiliki 2 laci, maka satu laci bisa dipakai untuk sayur, sisanya untuk makanan berdaging seperti sosis, otak-otak, empek-empek, nugget, dan lain sebagainya. Namun jika laci kulkas kita hanya satu, maka makanan mengandung daginglah yang harus di simpan dalam laci. Jika harus disatukan, makanan berdaging dan harus disimpan dalam tempat yang rapat.

Lalu apa fungsi saku pada pintu kulkas? Menurut GHKI, pintu kulkas merupakan bagian terhangat kulkas. Karena itu, kita bisa menyimpan makanan awet dan berpenutup di wilayah ini, misalnya selai, jus, atau bumbu. Telur sebaiknya tidak disimpan di bagian ini, karena membutuhkan suhu yang lebih dingin.

Sedangkan untuk perawatan kulkas, GHKI menyarankan kita membersihkan kulkas dengan sikat gigi agar bisa menjangkau sudut-sudut yang sempit dan berlekuk. Selai itu, makanan berupa pisang, roti, kopu, bawang putih, bawang merah, tomat dan kentang sama sekali tak boleh ada di dalam kulkas. (cho)

Comments

comments