Dilempar Kayu oleh Siswa Sekolah Lain, Siswa Al-Fatmah Meninggal Dunia

0
384

CIANJUR, patas.id – Seorang siswa Al-Fatmah meninggal dunia dan dua lainnya luka berat‎ setelah terjatuh dari kendaraan akibat dilempar kayu dan hampir terlibat tawuran dengan siswa sekolah lain di Jalan Raya Cibeber, Kampung Cibinong Garduh Desa Sirnagalih Kecamatan Cilaku, Jumat (15 september 2017) sekitar pukul 13.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun patas.id, kejadian tersebut bermula ketika beberapa siswa yang masing-masing bernama Agung Sulistyo (14 tahun), Badru (15 tahun), Waldi (14 tahun), Raisani (14 tahun), dan Rizki (14 tahun), hendak pulang dari sekolah.

‎Agung, salah satu korban, menceritakan kronologis peristiwa nahas tersebut saat ditemui di IGD RSUD Cianjur. Menurutnya, kelima siswa termasuk dirinya, berboncengan naik motor yang dikemudikan Rizki.

“Bonceng lima, asalnya mau bertiga, tapi yang dua lagi maksa ikut. Jadinya begitu, posisi saya ketiga dari depan.”

Saat melalui Jalan‎ Raya Cibeber tepatnya di dekat TPAS Pasir Sembung, tampak siswa dari salah satu sekolah di Cilaku berkerumun di pinggir jalan. Merasa takut, lanjut Agung, laju kendaraan pun dipercepat, berharap bisa kabur.

Namun sayang, usaha para siswa tersebut harus berujung tragis, lantaran salah satu siswa yang berkerumun tersebut melempar sebilah kayu yang tepat mengenai bagian wajah pengendara sepeda motor.

Akibatnya, kendaraan hilang kendali dan menabrak pohon mahoni. Rizki yang berada di depan meninggal dunia seketika lantaran mengalami luka parah di kepala hingga bagian otaknya keluar.

“Saya dengan teman yang bawa sepeda motor luka berat. Dia di wajah, saya di bagian tangan.” 

Guru Bidang Kesiswaan SMP Al-Fatmah, Ferri Surajat, mengaku pihak sekolah menyesalkan kejadian tersebut.‎ Pihaknya akan melakukan koordinasi dulu sebelum mengambil langkah berikutnya.

“Kalau memang ada indikasi tawuran, nanti kami koordinasi dengan pihak sekolah yang siswanya melakukan pelemparan kepada siswa kami hingga salah satunya meninggal dunia.” 

Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan‎ olah tempat kejadian perkara untuk memastikan kronologis kejadian dengan memeriksa sejumlah saksi. Jenazah sendiri masih berada di Instalasi Pemulasaraan Jenazah RSUD Cianjur. (isl)

Comments

comments