Musim Wisatawan Timur Tengah, Pedagang Daging Domba Kewalahan

0
191

CIANJUR, patas.id – Meningkatnya tingkat kunjungan dari wisatawan Timur Tengah belakangan ini ternyata membuat permintaan daging domba muda meningkat sampai 30 persen dari hari biasa.

Hal tersebut membuat para pedagang daging domba muda kewalahan memenuhi permintaan. Alhasil harga daging domba muda pun melonjak naik karena persediaan yang terbatas..

“Musim liburan wisatawan asing seperti saat ini membuat permintaan daging domba muda menjadi meningkat, harga pun naik karena peternak Cianjur tak mampu memenuhi pasokan setiap harinya,” ujar Ketua Asosiasi Pedagang Daging Domba, Ayam, dan Sapi (Apddas) Kabupaten Cianjur, Yayuk Sri Rahayu, saat dihubungi melalui telepon seluler, Selasa (12 September 2017).

Yayuk mengatakan permintaan yang meningkat tersebut membuat harga daging domba melonjak dari Rp 80 ribu menjadi Rp 98 ribu per kilogram. Menurutnya, kenaikan harga daging domba karena meningkatnya permintaan dan stok yang menipis dan diduga hanya akan terjadi saat musim liburan wisatawan Timur Tengah di kawasan Cipanas.

“Kenaikkan harga daging domba sudah terjadi sejak sebulan yang lalu seiring dengan datangnya Hari Raya Idul Adha.” 

Untuk memenuhi permintaan yang terus naik, pedagang daging domba yang berada di kawasan Cipanas terpaksa mendatangkan domba muda dari kawasan Garut dan Ciamis. Konsumen Timur Tengah selalu meminta daging domba yang masih muda dengan alasan rasa dan mudah pengolahannya.

“Kalau domba yang sudah berumur banyak beredar di pasar, namun permintaannya tergolong standar. Wisatawan selalu memesan daging domba muda. Kemarin kekurangan makanya kami datangkan domba muda dari Garut dan Ciamis untuk memenuhi permintaan.” 

Menurutnya, Pasar Cipanas menjadi favorit wisatawan Timur Tengah untuk berbelanja keperluan sehari-hari. Para pedagang pun sudah terbiasa mempersiapkan keperluan sehari-hari wisatawan, termasuk rempah-rempah untuk mengolah daging domba muda. Selain pedagang daging domba muda, pedagang rempah juga mengalami peningkatan permintaan.

Sementara untuk daging sapi, Yayuk mengatakan permintaan masih relatif stabil dan harga pun masih berkisar di antara Rp 100 ribu sampai dengan Rp 110 ribu. Hal tersebut sudah sesuai dengan edaran pemerintah mengenai harga eceran tertinggi daging sapi.

“Kalau untuk daging sapi permintaan masih relatif normal, harga juga masih sesuai dengan apa yang sudah ditetapkan oleh pemerintah untuk harga eceran tertingginya,” ujarnya. (isl)

Comments

comments