74 Kupu-kupu Malam Terjaring dalam Razia Kota Bunga

0
383

CIANJUR, patas.id – Sebanyak 74 kupu-kupu malam atau Pekerja Seks Komersil (PSK) terjaring dalam operasi yang digelar oleh Satpol PP Kabupaten Cianjur di wilayah Cianjur utara, khususnya Kota Bunga, Rabu (6 September 2017) malam sekitar pukul 19.00 WIB hingga hari Kamis (7 September 2017) pukul 02.00 WIB.

Dalam operasi tersebut, beberapa lokasi yang disinyalir sering dijadikan tempat nongkrong para PSK disisir satu per satu. Namun sebagian besar mereka yang diamankan berasal dari Kota Bunga, yang memang merupakan lokasi yang paling ditargetkan.

Kepala Bidang Penegakan Perundang-undangan Satpol PP Kabupaten Cianjur, Sulaeman Madna, mengatakan bahwa razia tersebut merupakan tindak lanjut atas surat yang dikirim pada MUI terkait aktivitas menyimpang di kawasan Kota Bunga.

“Ini berawal dari laporan yang masuk, kemudian kami tindak lanjuti dengan operasi ini. Ternyata benar saja, banyak yang terjaring.” 

Menurut Sulaeman, aktivitas yang disinyalir berbau seks tersebut juga diakibatkan meningkatnya wisatawan asal Timur Tengah. Namun untuk bisa menindak wisatawan, pihaknya perlu melakukan koordinasi dengan Kantor imigrasi, sehingga hanya para PSK yang diamankan.

“Yang sekarang kami antisipasi warga Cianjur-nya dulu, dijaring untuk dibina juga.” 

Sulaeman menuturkan, ‎sanksi yang diberikan kepada mereka yang terjaring tergantung pada hasil pendataan. Tapi yang sudah beberapa kali terjaring akan dikirim ke Sukabumi untuk direhabilitasi.

“Seperti yang beberapa waktu lalu kami gelar di Jangari, belasan orang dikirim ke Sukabumi untuk direhabilitasi. Yang sekarang pun seperti sebagian besar dikirim ke sana,” ucapnya. (isl)

Comments

comments