Samsudin Hilang Terseret Ombak Pantai Karangbilik

0
267

CIANJUR, patas.id – Samsudin (21), warga Kampung Pasir Palapa Desa Peuteuycondong Kecamatan Cibeber, hilang setelah terseret ombak di Pantai Karangbilik Desa Tanjungsari Kecamatan Agrabinta, Minggu (1 Januari 2017) pagi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun patas.id, ‎peristiwa yang terjadi sekitar pukul 08.00 Wib tersebut bermula ketika korban bersama enam temannya bermain ke rumah saudaranya di Kampung Cikakap Desa Tanjungsari Kecamatan Agrabinta, Sabtu (31 Desember 2016).

Esok harinya, korban bersama temannya bermain ke pantai Karangbilik dekat rumah saudaranya. Saudara korban sempat memperingatkan untuk tidak berenang di pantai sebab ombak sedang tinggi. Sayangnnya, korban bersama beberapa temannya tidak menghiraukan peringatan tersebut.

Beberapa saat kemudian, korban bersama temannya Irfan (17) terseret ombak. Temannya berhasil menyelamatkan diri sementara korban hilang tersapu ombak.

“Korban masih dalam pencarian. Kalau menurut orang sekitar, jika ada yang tenggelam, biasanya baru ditemukan dua atau tiga hari setelah kejadian,” ujar Camat Agrabinta, Usep Saepul Rohman, Senin (2 Januari 2017).

Menurutnya, pantai tersebut jarang dijadikan tujuan wisata, sebab masih dalam masa pengenalan dan penataan. Jikapun ada, biasanya warga di Kecamatan Agrabinta yang datang ke kawasan tersebut.

“Itu juga kebetulan sedang bermain ke saudaranya, jadi berenang di sana. ‎Jarang ada yang terseret ombak, mungkin karena belum tahu situasi jadi tidak mengindahkan larangan untuk tidak berenang,” kata dia.

Dia menambahkan, selama beberapa pekan terakhir, ketinggian ombak di pantai selatan Cianjur bisa mencapai lima meter. Oleh karenanya, warga ataupun wisatawan diimbau agar tidak berenang terlalu ke tengah.

“Sudah ada petugas yang mengingatkan, mungkin yang celaka itu karena tidak mengikuti imabauan. Sekarang petugas masih mencari tubuh korban,” ‎kata dia.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Asep Suparman, mengatakan, bakal menerjunkan sejumlah petugas dan relawan untuk membantu evakuasi dan pencarian korban.

“Kami baru mendapatkan info hari ini, segera akan kami turunkan petugas ke sana,” tuturnya.(isl)

Comments

comments