Pasar Lelang Komoditas Berbasis Internet Diluncurkan di Cianjur

0
220

CIANJUR, patas.id – Kementrian Perdagangan meluncurkan sistem pasar lelang komoditas (PLK) terpadu yang berbasis internet dan integrasi dengan Sistem Resi Gudang (SRG) di Bale Pancaniti Cianjur, Senin (5 Desember 2016).

Peluncuran sistem tersebut dihadiri oleh seratus lebih tamu undangan. Tidak hanya itu, Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Menteri Pertanian, Gubernur Jawa Barat, Wakil Bupati Cianjur, Otoritas Jasa Keuangan, dan perwakilan dari Bank Indonesia juga hadir pada kegiatan tersebut.

Menteri  Perdagangan Enggartiasto Lukita, mengatakan, sistem lelang online yang didukung dengan integrasi sistem informasi Resi Gudang dan sistem informasi harga akan menghilangkn batasan dalam perdagangan komoditas.

“Cakupan pasar lelang menjadi lebih luas dan bersifat nasional dapat me‎munculkan pembentukan harga yang lebih baik, serta menciptakan efisiensi mata rantai perdagangan,” kata dia di sela peluncuran sistem tersebut.

Integrasi itu, lanjut ia, dapat meningkatkan daya saing komoditas Indonesia di pasar lokal ataupun global. “Ini juga dapat mencukupi kebutuhan pangan antardaerah dan mengoptimalkan nilai jual komoditas,” kata dia.

‎Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, menuturkan, terintegrasinya SRG dan PLK dapat memperlancar distribusi pangan dan menekan inflasi.

“Implementasi SRG dan PLK secara nasional dapat membantu pemerintah dalam mengendalikan ketersediaan dan kelancaran distribusi komoditas pangan, sehingga inflasi dapat ditekan,” ujarnya.

Untuk diketahui, proyek percontohan integrasi SRG dan PLK dilakukan di Jawa Barat pada gudang‎ SRG di Indramayu, Subang, Tasikmalaya, Ciamis, Sumedang, Majalengka, Bogor, dan Cianjur.

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Per‎dagangan pun memberikan persetujuan kepada PT Pos Indonesia sebagai pengelola penyelenggara Pasar Lelang Online.

Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, mengatakan, pemkab mendukung dan mengapresiasi diluncurkannya sistem tersebut.

“Kami akan optimalkan kepercyaan ini demi meningktkan produksi dan kesejahteraan petani,” tutupnya.(isl)

Comments

comments