Pemkab Cianjur Akan Buat Regulasi Khusus Cegah Penyebaran HIV/AIDS

0
254

CIANJUR, patas.id – Pemerintah Kabupaten Cianjur berencana membuat regulasi dimana sejumlah kelompok warga akan menjalani tes darah untuk menyisir para pengidap HIV/AIDS di Cianjur. Tidak hanya itu, penguatan karakter juga akan dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran penyakit tersebut.

Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar, mengatakan, peningkatan jumlah pengidap HIV/AIDS di Kabupaten Cianjur harus disikapi dengan serius, di samping menjalankan regulasi atau Perda Penanganan HIV/AIDS, juga perlu dibuat regulasi lainnya yang mengikat warga untuk memeriksakan diri.

“Utamanya di usia produktif, seperti siswa dan mahasiswa. Jika ketahuan HIV/AIDS apalagi karena pergaulan bebas maka akan dikeluarkan dari sekolah,” kata dia.

Selain itu, lanjut dia, para ibu hamil juga perlu menjalani tes tersebut. Pasalnya dikhawatirkan anaknya juga mengidap penyakit HIV/AIDS yang diturunkan oleh orangtuanya. Jika hal tersebut terjadi, maka angka kematian bayi akan meninggi.

“Harus dicegah sejak dalam kandungan jika orangtuanya memang positif. Makanya akan diwajibkan para orangtua untuk menjalani tes tersebut. Kami pun tentunya ingin Cianjur bebas HIV/AIDS,” kata dia.

Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, menuturkan, para PNS juga perlu diawasi dan menjalani tes HIV/AIDS. Pasalnya mereka juga harus bersih dan menjadi contoh bagi warga Cianjur agar turut mewaspadai penyebarannya.

“Bisa saja nantinya para PNS juga dites, sebelum warga yang menjalani tes tersebut,” kata dia.

Herman mengatakan, di samping tes dan pembuatan regulasi, program keagamaan yang saat ini dijalankan juga menjadi penunjang dalam antisipasi HIV AIDS di Cianjur. Dengan penguatan karakter dari aspek keagamaan, pengaruh pergaulan dan seks bebas bisa diantisipasi.

“HIV/AIDS ini kan banyak ditularkan dari seks bebas, termasuk seks sesama jenis yang saat ini mulai terjadi. Makanya penguatan karakter perlu dilakukan. Jika imannya kuat insyaallah akan terhindar, selain dengan dilakukannya penyuluhan secara rutin,” kata dia.(isl)

Comments

comments