UMK Cianjur Naik 8,25 Persen

0
174

CIANJUR, patas.id – Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Cianjur, menegaskan jika kenaikan upah minimun kabupaten (UMK) Cianjur tahun 2017 hanya sebesar 8,25 persen.

Kepala Dinsosnakertrans Kabupaten Cianjur, Sumitra, mengatakan, kepastian itu didapat setelah melakukan rapat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Kamis (3 November 2016).

“‎Keputusan akhirnya seperti itu, melihatnya dari inflasi 3,07 persen dan laju perekonomian 5,18 persen. Sesuai dengan rumus dalam Peraturan Pemerintah nomor 78 tahun 2015,” kata dia saat ditemui di kantornya, Senin (7 November 2016).

Menurut dia, pihaknya sudah mengusahakan celah agar prosentase peningkatan bisa lebih tinggi. Bahkan bisa sesuai dengan permintaan buruh serta dari dorongan DPRD Kabupaten Cianjur.

“Sudah dikomunikasikan dalam rapat, tapi celah itu tidak bisa ditembus. Sudah saklek segitu, 8,25 persen dari nilai Rp 1,8 juta,” kata dia.

Sumitra menambahkan, ‎pada 23 sampai 24 November akan digelar rapat bersama tentang pengupahan secara nasional. Dalam agenda tersebut direktur pengupahan nasional menyarankan untuk memberikan usulan terkait pengupahan.

“Bisa protes di sana, kalau memang mau mengusulkan lagi kemungkinan diupayakan di sana. Kalau oleh kami dalam rapat awal sudah tidak bisa, sudah ditegaskan segitu,” kata dia.

Terkait penetapannya, lanjut dia, Dinsosnakertrans akan melakukan pembahasan lanjutan.

“Jadi nanti dikomuniksijkan dengan 56 ribu buruh dan 828 perusahaan di Cianjur,” tandasnya.(isl)

Comments

comments