Ini Kata Kapolres Cianjur Soal Pemberlakuan Jam Malam

0
247

CIANJUR, patas.id – Penertiban para pemuda yang kumpul sambil meminum minuman keras oleh Polres Cianjur ternyata tak mudah. Bahkan, tindakan petugas itu dianggap melangar HAM oleh para pemuda tersebut.

Hal itu diungkapkan Kapolres Cianjur, AKBP Asep Guntur Rahayu, sepekan setelah melaksanakan operasi di malam hari untuk menindaklanjuti Surat Keputusan Bersama (SKB) antara Polres Cianjur, TNI dan Pemkab Cianjur dalam menjaga keamanan dan ketertiban di malam hari.

“Belum lama ini kami melakukan operasi, dan menemukan sekelompok pemuda‎ yang berkumpul sambil meminum minum miras. Ketika ditertibkan, mereka malah membantah dan menyatakan kami melanggr HAM (Hak Asasi Manusia). Meski begitu, tetap kami bubarkan mereka,” kata Asep, Jumat (14/10).

Asep menuturkan, dalam penegakan aturan dan upaya penertiban pihaknya kerap mengalami kondisi tersebut. Termasuk setelah munculnya SKP tersebut.

“Memang banyak yang menyangkal kalau ditindak berarti melanggar HAM, padahal meski diberi kebebasan ada batasan bagi mereka,” kata dia.

Menurutnya, HAM diberikan selagi tidak mengganggu HAM orang lain. Jika mereka berkumpul dengan mengonsumsi miras maka bisa mengganggu ketertiban.

“Mereka berkumpul terus meresahkan, itu juga melanggar hak orang untuk mendapatkan suasana yang aman dan ‎nyaman. HAM itu, meski bebas tapi dibatasi oleh hak orang lain,” kata dia.

Asep menambahkan, pihaknya akan terus rutin menggelar opersi, bahkan setiap Polsek pun akan dikerahkan. “Sebelum adanya SKB pun sudah rutin, namun nanti akan lebih terintegritas,” kata dia.

Diketahui, belum lama ini Pemkab Cianjur, Polres Cianjur dan TNI menandatangani surat keputusan bersama untuk membatasi aktivitas para pemuda di malam hari. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi banyaknya aktivitas yang mengganggu ketertiban umum. (isl)

Comments

comments