Pemudik Ibu dan Anak Hanyut di Sungai Cipendawa

0
246

CIANJUR, patas.id – Ibu dan anak asal Jakarta yang sedang berteduh di pinggir Jalan Raya Pasekon-Cipanas Desa Cipendawa Kecamatan Pacet usai mudik Idul Fitri, terbawa hanyut ke Sungai Cipendawa, Kamis (29 Juni 2017) malam, sekitar pukul 22.00 WIB.

Berdasarkan data yang diperoleh patas.id, kedua korban bernama Fatimah (37 tahun) dan Anisa(1,5 tahun) asal Pulo Gadung, Jakarta Timur.

Abdul Mujib (38 tahun) suami korban Fatimah, mengatakan bahwa saat mengendarai sepeda motor, dia dan istrinya hendak berteduh karena hujan turun dengan deras. Namun belum sempat sampai di tepi bangunan, istrinya terpeleset.

“Istri saya yang mengendong anak turun dari sepeda motor untuk berteduh di bangunan toko di pinggir jalan, ketika itu dia terpeleset dan jatuh ke dalam solokan yang airnya cukup deras. Saya sempat menarik kaki istri saya, namun derasnya air menyeret tubuh istri saya.”

Setelah gagal meraih tubuh istrinya, Mujib menyaksikan tubuh istri berserta anaknya terbawa arus ke bagian Sungai Cipendawa yang terletak tepat dibawah jalan utama Puncak-Cianjur tempat mereka berteduh.

Dengan dibantu warga sekitar, Mujib berusaha mencari istri dan anaknya ke dalam sungai yang memiliki ketinggian 15 meter dari jalan. Namun hingga satu jam berlalu, upaya tersebut tidak membuahkan hasil dan warga melaporkan hal tersebut ke Mapolsek Pacet.

Kepala BPBD Cianjur, Asep Suparman mengatakan, pihaknya telah menurunkan anggota ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian dan melakukan pendataan. Pihaknya belum bisa dapat langsung melakukan pencarian, mengingat arus sungai yang deras dan wilayah tersebut masih diguyur hujan lebat.

“Begitu dapat informasi dari polisi, kami langsung terjunkan lima anggota ke lokasi untuk melakukan pendataan dan pemeriksaan lokasi. Untuk proses pencarian masih terkendala derasnya air sungai dan hujan yang turun ditambah penerangan yang minim di bagian bawah sungai. Pencarian akan diteruskan,” katanya. (isl)

Comments

comments