Arus Kendaraan Padat di Jalur Puncak dan Jalan Raya Bandung

0
261

CIANJUR, patas.id – Jalur Puncak dan Jalan Raya Bandung dipadati kendaraan yang berwisata maupun yang mulai kembali ke perantauan usai mudik Idul Fitri. Sistem satu arah pun diterapkan untuk mengantisipasi kemacetan parah di jalur tersebut.

KBO Lantas Polres Cianjur, Iptu Muhaimin, mengatakan bahwa pihaknya akan berkordinasi dengan Polres Bogor untuk melakukan sistem satu arah menuju Bogor karena antrean kendaraan mencapai belasan kilometer dengan ekor antrean melewati Istana Presiden Cipanas.

“Antrean sudah terjadi sejak pagi hingga siang, sehingga kami akan melakukan kordinasi untuk melakukan sistem satu arah, namun sifatnya masih situasional karena volume kendaraan dari arah Bogor menuju Cianjur masih tinggi,” paparnya, Rabu (28 Juni 2017).

Untuk antisipasi terjadinya macet total, Polres Cianjur mengarahkan penguna jalan dengan tujuan Bogor dari arah Cianjur untuk mengambil jalur alternatif Pacet-Mariwati-Cakalongkulon keluar Jonggol dan sejumlah jalur alternatif lain dari Jalan Raya Bandung-Cianjur.

“Berbagai upaya penyekatan kami lakukan di sepanjang jalur tersebut, agar antrean tidak terus memanjang. Di Jalur Bandung-Cianjur, petugas sudah mengimbau penguna jalan dengan tujuan Bogor dan seterusnya, diarahkan mengunakan jalur Cikalongkulon-Jonggol.”

Di sisi lain, Kanit Turjawali Polres Cianjur, Ipda Yudistira mengungkapkan, jalur Cianjur-Bandung
juga mengalami kepadatan, bahkan beberapa kali jika terjadinya penumpukan kendaraan di ruas Jalan tersebut, Satlantas Polres Cianjur memberlakukan sistem satu arah (one way).

“Pelaksanaan one way sifatnya situasional saja, apabila sudah terjadi penumpukan kendaraan yang cukup panjang kami akan berlakukan one way. Dalam satu hari, di jalur ini dapat dilaksanakan hingga lima kali oneway.”

Yudistira pun mengimbau para pengendara agar selalu berhati-hati dan mematuhi peraturan lalulintas serta berlaku ditertib di jalan raya.

Sementara itu, ribuan pengemudi dengan tujuan Bogor telah terjebak selama enam jam di Jalur Puncak. Aditya (37 tahun), salah seorang pengemudi dengan tujuan Jakarta, mengatakan untuk jarak satu meter dibutuhkan waktu 45 menit dan kembali terhenti, sehingga dia memilih untuk berhenti di area parkir rumah makan di Puncak Pass.

“Saya hendak kembali ke Jakarta setelah mudik ke rumah mertua di Cipanas. Saya berangkat dari rumah jam 5 subuh, sampai jam 12 masih di kawasan kebun teh Puncak. Tidak sampai jam berapa, sambil menunggu satu arah lebih baik saya istirahat dulu,” katanya. (isl)

 

Comments

comments