Truk Bertonase Tinggi Dilarang Beroperasi Selama Musim Mudik

0
271

CIANJUR, patas.id – Kendaraan bertonase tinggi akan dilarang beroperasi selama musim mudik Idul Fitri. Namun larangan tersebut tak berlaku untuk truk angkut bahan bakar untuk antisipasi kekosongan stok bahan bakar saat Lebaran.

Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Erik Bangun Prakasa, menuturkan bahwa sudah menjadi ketentuan nasional saat musim mudik Lebaran, kendaraan bertonase tinggi khususnya truk dilarang beraktivitas atau melintas ke jalur mudik.

“Itu sudah secara nasional, tidak hanya Cianjur. Jadi di setiap posko mudik sudah ditekankan untuk mengawasi apakah ada kendaraan bertonase tinggi, kalau ada, bisa langsung ditindak.”

Menurutnya, hal itu dilakukan untuk mengantisipasi kerawanan kecelakaan saat mudik, apalagi volume kendaraan bakal meningkat di ruas utama setiap kota/kabupaten. Namun beberapa jenis kendaraan, khususnya yang berkaitan dengan bahan bakar, elpiji, dan lainnya dikecualikan.

“Kalau yang bersangkutan dengan bahan bakar tetap diperbolehkan dan beberapa angkutan lainnya. Rencananya diterapkan sepekan sebelum Lebaran, tapi pastinya nanti ditetapkan lagi.”

Sementara itu, Wakil Ketua DPC Hiswana Migas Kabupaten Cianjur, Dudu Badrujaman, mengatakan bahwa meskipun kendaraan pengangkut bahan bakar masih bisa melintas saat musim mudik Lebaran, namun truk tangki cadangan tetap akan disediakan untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar saat mudik dan Lebaran.

Kepadatan arus kendaraan diperkirakan akan mempersulit distribusi bahan bakar ke SPBU, sehingga dikhawatirkan ada keterlambatan dan kekosongan jika tidak dibuat langkah-langkah antisipasi.

“Kemungkinan, truk cadangan ada di Warungkondang seperti tahun lalu. Memang masih boleh melintas saat mudik, tapi kan kadang terhambat dengan kemacetan. Makanya, dibuat truk cadangan supaya ketika ada kekosongan bisa digunakan dulu sambil menunggu truk utama datang. Tapi di Cianjur jarang sampai ada yang kosong, semuanya masih bisa terpenuhi saat mudik atau Lebaran,” katanyaā€ˇ. (isl)

Comments

comments