Jasad Ideng Ditemukan Kaku Tak Bernyawa

0
279

CIANJUR, patas.id – Jasad Ideng (56 tahun), warga Kampung Jangari RT 01/ RW 10 Desa Bobojong Kecamatan Mande akhirnya ditemukan setelah sebelumnya dinyatakan tenggelam di genangan Cirata lokasi Kampung Wisata Jangari, Jumat (19/5) lalu.

Kapolsek Mande, AKP Ahmad Suprijatna, menuturkan, jasad dari Iden ditemukan pada Senin (22 Mei 2017) pagi sekitar pukul 07.00 Wib di blok Kolam Jatinenggang yang merupakan titik dimana korban tenggelam.

“Sudah kami temukan mengambang di sekitar tempa korban tenggelam,” ujar Ahmad saat dihubungi melalui telepon seluler. Menurutnya, jasad petugas perbaikan jaring apung itu baru ditemukan setelah tiga hari hilang. Kondisi tubuh korban┬ásudah kaku, tapi tidak ditemukan luka serius kecuali akibat goresan di bawah kolam ketika tenggelan.

Menurutnya, jasad Ideng tidak dibawa ke IPJ RSUD Cianjur, sebab pihak keluarga sudah menerima kematian korban. Rencananya hari ini pun korban langsung dimakamkan oleh keluarganya.

“Kejadian ini memang karena tenggelam, keluarga pun sudah menerima dan langsung dibawa pihak keluarga untuk dikuburkan.”

Peristiwa tenggelamnya Ideng bermula ketika korban berangkat untuk memperbaiki jaring apung milik seorang pengusaha ikan. Sesampainya di kawasan kolam Sakinah, perahu Ideng lepas karena tidak diikat dengan kuat.

Melihat perahunya lepas, korban kemudian berusaha berenang mengejar perahu yang terlepas. Angin saat itu bertiup cukup kencang sehingga perahu lebih cepat dari gerakan berenang korban. Perahu terus menuju ke tengah genangan lalu korban pun berusaha sekuat tenaga untuk mengejar perahu tersebut.

“Akhirnya korban tak sanggup berenang karena kehabisan tenaga, korban pun tenggelam.”

Dengan adanya kejadian tersebut, Ahmad mengimbau kepada pemilik atau petugas di kolam jaring apung untuk lebih berhati-hati. “Kepada para wisatawan ke Jangari pun harus senantiasa waspada, supaya tidak muncul lagi korban jiwa di kawasan tersebut,” ucapnya. (isl)

Comments

comments