Kecelakaan Maut di Ciloto, 11 Tewas dan Puluhan Luka-luka

0
282

CIANJUR, patas.id – Kecelakaan maut terjadi di jalur Cianjur-Puncak Desa Ciloto Kecamatan Cipanas. Akibat peristiwa yang terjadi pada Minggu (30 April 2017) itu, 11 orang meninggal dunia.

‎Berdasarkan informasi yang dihimpun patas.id, kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 10.30 WIB itu berawal ketika bus pariwisata Kitrans bernopol B 7058 BGA melaju dari arah Puncak menuju Cianjur. Tiba-tiba, saat melintasi kawasan Kampung Baru Desa Ciloto, bus kehilangan kendali lantaran mengalami rem blong.

Dalam kondisi tak mampu menguasi kendaraan, sopir bus langsung menabrak angkutan umum (angkum) di depannya. Tidak sampai di situ, bus kemudian menabrak mobil Avanza dan Xenia serta mobil pickup yang memuat sayuran di jalur berlawanan.

Sebelum masuk ke jurang dan kebun sayuran di sebelah kanan, ‎bus kembali menabrak empat sepeda motor beserta pengendara yang sedang beristirahat di warung yang juga tertabrak oleh bus tersebut.

BACA: Tengah Istirahat di Warung, Ibu Hamil Jadi Korban dalam Kecelakaan Maut Ciloto

Herawati (17 tahun), salah seorang saksi mata juga pemilik warung di lokasi, mengungkapkan rasa terkejutnya saat peristiwa nahas tersebut terjadi.

“Saya lagi masak di warung, kebetulan dekat kaca. Jadi melihat bus itu sudah tidak terkendali. Begitu saya keluar, bus menabrak mobil, warung, dan sepeda motor, kemudian terjun ke jurang,”

Menurutnya, sesaat setelah kejadian, sejumlah mayat terlihat tergeletak ‎jalan dan sebagian korban lainnya bergelimpangan di perkebunan di bawah jalur tersebut.

“Ada beberapa yang tergeletak, langsung dibawa sama warga dan petugas ke pinggir. Korbannya banyak, soalnya lihat bus yang penuh sama yang ada kendaraan lain.”

Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Erik Bangun Prakasa, mengungkapkan, korban meninggal dunia sebanyak 11 orang dan 25 lainnya luka berat. Begitu kejadian, pihaknya mengaku fokus pada penanganan korban.

“Alhamdulilah selama 30 menit korban luka sudah bisa diselamatkan, korban meninggal juga telah dievakuasi. Sekarang sedang proses pengangkutan mobil yang terjun ke jurang,” ungkapnya. (isl)

Comments

comments