Polres Cianjur Tingkatkan Pengamanan di Sekolah-sekolah

0
280

CIANJUR, patas.id – Polres Cianjur bakal meningkatkan pengamanan dan antisipasi kegelisahan warga terkait isu penculikan di setiap jenjang sekolah. Petugas kepolisian pun akan dioptimalkan pengawasannya di waktu masuk dan pulang sekolah.

Kapolres Cianjur, AKBP Arif Budiman melalui Kabagops Polres Cianjur, Kompol Hilman, mengakui bahwa isu penculikan yang beredar belakangan ini membuat warga Cianjur resah. Bahkan beberapa di antaranya sampai menunggui anaknya di sekolah untuk memastikan tak menjadi korban penculikan.

“Sebenarnya isu tersebut tidak benar atau hoax. Tapi karena penyebarannya yang masif membuat warga jadi mudah percaya. Padahal Cianjur masih aman dari penculikan. Adapun kasus penculikan di Cidaun itu tidak membuktikan isunya, hanya kebetulan bersamaan dengan maraknya isu tersebut.”

BACA: Fobia Culik, Warga Asal Teriak dan Tangkap Tanpa Bukti

Menurutnya, untuk meredam kegelisahan itu, petugas yang biasanya berjaga dan mengatur jalur di depan sekolah, terutama SD dan SMP diinstruksikan untuk lebih intensif melakukan pengawasan. “Di setiap sekolah saat jam masuk dan pulang kan sudah ada petugas. Jadi sebenarnya tak perlu kahwatir, sebab pasti diawasi. Namun untuk memastikan keamanan, kami tingkatkan pengawasan dan di beberapa titik ada penambahan personel.”

Selain dari pihak kepolisian, lanjut Hilman, pengawasan dan antisipasi tindak kriminal penculikan juga harus dilakukan oleh pihak sekolah. Menurutnya, ketika anak pulang dan rumahnya jauh, harus dipastikan siapa yang menjemput dan berkomunikasi dengan orangtuanya.

“Jadi kepedulian dari pihak sekolah juga harus ada, jangan sampai siswa dibiarkan pulang dan pergi sendirian. Bagi orangtua yang tidak sibuk pun baiknya menyempatkan diri menjemput anaknya.”

Hilman mengatakan, meskipun isu penculikan itu tidak benar, para orangtua harus lebih meningkatkan kewaspadaan untuk mengatisipasi tindak kriminal. “Tindakan kriminal itu terjadi bukan hanya karena niat, tapi karena ada kesempatan. Minimalisir kesempatan itu untuk menekan tindak kriminal. Tgerkait isu penculikan, warga diharapkan tidak begitu saja percaya dan melaporkan ke pihak pemerintah terdekat atau polisi jika ada yang dianggap mencurigakan,” tuturnya. (isl)

Comments

comments