Apa yang Dibahas KPU dalam Program Saba Parpol Bersama Golkar?

0
250

CIANJUR, patas.id – Giliran DPD Partai Golkar yang disambangi KPU Kabupaten Cianjur, dalam program Saba Parpol yang dilakukan pada Rabu (22 Maret 2017). Program silahturahmi serta sosialisasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang mengacu pada e-KTP serta pendataan ulang struktur kepengurusan tersebut dilakukan di Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Cianjur.

Seperti yang disebutkan oleh Komisioner KPU Kabupaten Cianjur Bidang Teknis, Kusnadi, persoalan e-KTP yang menjadi acuan DPT saat ini harus dipahami oleh partai, sehingga penjaringan masa yang dilakukan oleh partai tidak sia-sia.

“Kan harus terdaftar, jadi ketika melakukan penjaringan massa, harus dipertegas dengan proses kepemilikan e-KTP dalam kelompok massa bersangkutan.”

Kusnadi menekankan wajibnya kepemilikan e-KTP tersebut dilakukan sebagai upaya penetapan DPT yang diatur dalam aturan Pemilu saat ini. Dia menghimbau agar pengurus partai yang melakukan penghimpunan massa dibarengi dengan dorongan kepada para simpatisannya untuk melakukan perekaman e-KTP di Disdukcapil.

“Kami menghimbau kepada para pengurus partai, terutama Caleg, untuk mendorong simpatisannya melakukan perekaman di Disdukcapil. Tujuannya agar massa yang mereka jaring tidak lepas dari DPT, karena massa yang belum melakukan perekaman tidak dapat menyalurkan hak suaranya.”

Sementara itu Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Cianjur, TB Mulyana, mengapresiasi program yang dilakukan oleh KPU untuk membangun iklim politik yang lebih ramah di Kabupaten Cianjur. Peningkatan jalinan komunikasi dari pihak peserta dan pelaksana Pemilu, menurutnya dibangun untuk meningkatkan kerjasama yang memicu kesuksesan dalam pelaksanaan Pemilu di masa mendatang.

“KPU melakukan silahturahmi, kami menyambut baik. Semua yang disampaikan juga lebih kepada hal-hal yang bersifat silahturahmi saja, belum sampai pada verifikasi Parpol untuk Pemilu nanti.”

Dengan persoalan DPT yang diutarakan oleh KPU, Kang Mul berjanji akan menghimbau seluruh konstituen partai Golkar untuk menyegerakan pemenuhan syarat DPT yang mengacu kepada e-KTP agar segera mendaftarkan diri ke Disdukcapil. “Iya, terutama kepada konstituen, agar sesegera mungkin mendaftar atau melakukan perekaman, terlepas dari masalah blanko e-KTP saat ini,” jelasnya.

Kang Mul tak memungkiri bahwa persoalan e-KTP terletak pada ketidaktersediaan blanko. Namun, dengan perekaman yang menjadi database, hal itu bukan hambatan untuk memenuhi syarat tercatatnya seseorang dalam DPT. “Dalam program Saba Lembur, urusan e-KTP menjadi primadona. Jadi, ke depannya kami akan terus mendorong semuanya untuk mengurus hal itu,” pungkasnya. (isl)

Comments

comments