Tanggul Jebol, 20 Rumah di Desa Galudra Terendam

0
231

CIANJUR, patas.id – Sekitar 20 rumah di Desa Galudra terendam air setinggi betis orang dewasa. Hal itu dikarenakan sungai kecil di daerah tersebut jebol lantaran tak kuat menampung debit air setelah hujan menguyur selama beberapa jam.

‎Berdasarkan informasi yang dihimpun patas.id, jebolnya tanggul mulai terjadi pada Rabu (8 Maret 2017) sore. Namun debit air yang datang membuat banjir terjadi hingga malam hari.

Kepala Desa Galudra Kecamatan Cugenang, Asep Saepudin, menuturkan bahwa kondisi sungai kecil yang mengalir ke sungai Lebak Senen itu berada di atas ketinggian pemukiman, sehingga ketika jebol langsung mengenangi pemukiman. “Sungai ini ketinggiannya di atas pemukiman. Sekitar 3 meter tingginya. Jadi ketika jebol langsung menggenangi pemukiman,” kata dia.

Asep menambahkan, sungai selebar 2 meter dengan jebolan sepanjang 3 meter membuat pemukiman warga digenangi air setinggi betis. Tidak hanya air, lumpur juga masuk ke rumah-rumah warga.

“Memang tidak telalu besar, tapi karena jarang ada banjir, warga jadi kaget. Apalagi air dan lumpur sampai masuk rumah.”

Asep mengatakan bahwa untuk sementara, tanggul sungai yang jebol ditambal dengan karung dan bahan seadanya. Namun ke depan, Pemdes berencana membuat tanggul permanen. “Anggarannya kan belum ada, jadi sekarang dibuat seadanya. Memang jadinya warga khawatir ada banjir susulan karena jebol lagi sungainya,” ucap dia.

Selain banjir, wilayah tersebut juga sering mengalami longsoran tanah saat hujan. Namun, longsor tidak terlalu besar sehingga tak mengancam keselamatan warga. “Musim hujan ini memang sering longsor-longsor kecil, tapi tidak berbahaya. Kami juga koordinasi dengan BPBD agar bia antisipasi dini,” ucap dia. (isl)

Comments

comments