Banjir Setinggi Lutut, Jalan Macet Hingga 3 Kilometer

0
224

CIANJUR, patas.id – Sejumlah ruas jalan utama di Cianjur kebanjiran akibat diguyur hujan deras, Sabtu (25 Februari 2017) sore. Kemacetan panjang pun terjadi lantaran kendaraan sulit melintas jalan yang tergenang.

Untuk diketahui, sejak pukul 14.00 WIB, Cianjur diguyur hujan deras disertai angin kencang. Petir pun banyak terdengar, padahal beberapa hari lalu hujan tidak banyak disertai suara petir.

Derasnya hujan membuat saluran drainase dan selokan tidak mampu menampung debit air yang banyak. salah satu jalan yang genangannya paling parah ialah Jalan Raya Cianjur-Cibeber, tepatnya di Desa Mayak Kecamatan Cibeber.

Haerul Hakim (40 tahun) salah seorang pengendara, mengatakan bahwa ‎jalur penghubung Cianjur ke Kecamatan Cibeber itu digenangi air setinggi lutut orang dewasa. Tidak hanya di badan jalan, air jga menggenangi sawah dan rumah warga di sekitarnya.

“Biasanya lancar tak ada banjir kalau ke Cibeber, tapi sekarang ‎genangan airnya tinggi. Kira-kira panjang jalan yang tergenang lebih kurang 500 meter,” ungkapnya.

Menurut Haerul, air yang membanjiri jalan membuat pengendara kesulitan untuk melintas. Hanya beberapa kendaraan yang memaksakan melintas, yakni kendaraan-kendaraan besar. Sementara mobil, terutama sepeda motor, memilih menunngu ketinggian banjir berkurang.

“Karena banyak yang berhenti dan majunya pelan, jadinya macet sampai lebih dari 3 kilometer.”

Tidak hanya di jalur tersebut, wilayah perkotaan juga mengalami banjir. Berdasarkan informasi yang dihimpun, beberapa jalur protokol seperti Jalan Ir H Juanda, Jalan Siliwangi, Jalan Arya Cikondang, dan beberapa ruas lainnya tergenang sampai setinggi mata kaki.

Banjir juga membuat sampah yang dibuang warga menjadi berserakan ke jalan. Akibatnya jalan menjadi penuh oleh sampah yang berceceran, lantaran kantong yang mewadahinya rusak. Hingga pukul 16.20 WIB, hujan masih terus mengguyur. (isl)

Comments

comments