Puluhan Siswa Tolak Valentine Day

0
333

CIANJUR, patas.id – Puluhan siswa dari Ikatan Pelajar Muhammadiyah SMK Teknik Muhammadiyah Plus Cianjur melakukan aksi penolakan peringatan hari kasih sayang atau valentine di Taman Kreatif ‎Joglo, Sabtu (11 Februari 2017) siang.

Para remaja membawa beberapa bendera bertuliskan kalimat tauhid dan dua spanduk sepanjang tiga meter. Mereka pun menyerukan gerakan remaja islam tolak V-day atau valentine day.

Salah seorang perwakilan pelajar, ‎Asri Yulianti Khoerunisa, mengatakan, aksi penolakan hari kasih sayang itu merupakan bentuk kepedulian mereka terhadap remaja muslim, khususnya yang berada di Cianjur. Pasalnya mereka terpengaruh budaya yang tidak sesuai dengan ajaran Islam.

“Sangat tidak dibenarkan jika remaja Islam ikut-ikutan merayakan Hari Kasih Sayang, walaupun alasannya toleransi. ‎Bisa dicari tahu sendiri, bagaimana sejarahnya dan berseberangannya budaya itu dengan ajaran Islam.”

Menurutnya, Hari Kasih Sayang atau yang lebih dikenal‎ Valentine Day didasari berbagai cerita sejarah, yakni terkait sejarah romawi dengan terdapat hal mengerikan di dalamnya. Jika remaja Islam ada yang mengikuti, lanjut dia, maka akan dianggap mengikuti suatu kaum.

“Iya, disebutnya tasyabbuh atau mengikuti suatu kaum, sementara dalam hadis, siapa yang mengikuti suatu kaum maka dia termasuk kaum tersebut. Kalau mengikuti kaum di luar Islam, maka bisa disimpulkan sendiri artinya bagaimana,” tuturnya.

Di samping itu, menurunya, banyak sisi negatif dari perayaan hari kasih sayang tersebut. Salah satunya ialah potensi terjadinya hubungan seks bebas. Pemerintah dan kepolisian, ujar ia, seharusnya mengambil langkah antisipasi agar tidak ada remaja yang terjerumus dalam budaya tersebut.

“Jangan hanya karena sebuah coklat, kehormatan kita hilang olah pacar yang dalam ketentuannya juga tidak dibenarkan dan haram, sebab mendekati zina. Allah pun berfiran, ‘Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu perbuatan keji dan mungkar (QS 17:32).”

Asri beralasan dengan berdasarkan beberapa hal itu, mereka dengan tegas menolak adanya peringatan hari kasih sayang. “Kami harap seluruh remaja di Cianjur mengikuti gerakan yang sama yakni ‘Remaja Islam Tolak V-Day’,” tutupnya. (isl)

 

Comments

comments